Invisible Pain

Invisible Pain

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mengapa aku yang sekali lagi harus sakit hati? Aku sadar aku memang gatau diri buat suka dan mencintai, Aku sadar cintaku gaakan pernah kau lirik sama sekali Jadi mengapa harus ada cinta bila ujung dan akhirnya hanya selalu ada kata perih? Dia, Auristela Jauza Berlin, seorang gadis cantik yang memiliki segudang rahasia yang dia kemas dengan tawa nya. Jika kalian mengira dia sosok yang kuat maka kalian salah, nyatanya dia sangat rapuh dan tidak setegar itu. "jika mencintai ternyata sesakit ini, mengapa untuk melupakan dia terasa berat sekali? " . . Quotes di setiap part hanya pajangan
All Rights Reserved
#821
masasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • RAPUH!
  •  HAZELA
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Semu [Completed]
  • Rankle [Completed]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • TERA
  • Strong Girl Michella (END)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines