Oh My Birthday, My Sadness

Oh My Birthday, My Sadness

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
Ulang Tahunku Kesedihanku Nama Tokoh Alin Berperan sebagai mama Rizal Berperan sebagai papa Ana Berperan sebagai kakak perempuan atau anak pertama Elisa Berperan sebagai adik ana atau anak kedua Sita Berperan sebagai nenek
All Rights Reserved
#140
kisahnyata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temu Rasa
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Boy Friend Not Boyfriend [TAMAT]
  • Kedai Nona Emi
  • Berharap Kembali ( End Completed  ).
  • One Shoot Brothership ✓
  • Elisa
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Arkara
  • SHADOW
Temu Rasa

te.mu1 /têmu/ • v sua; jumpa: Ra.sa • n tanggapan hati terhadap sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut) --- Ellia Kana Pravina dan Sabda Argani Tjandra menjalani hidup di persimpangan jalan. Ellia, anak bungsu yang selalu berada dalam bayang-bayang keputusan ayahnya, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi merawat ibunya yang semakin rapuh. Namun, di balik keputusan itu, ia merasa tersesat-seperti tak pernah benar-benar hidup untuk dirinya sendiri. Sabda, anak sulung dari keluarga besar, memilih meninggalkan karir gemilang di setelah bertahun-tahun berkutat dengan pekerjaan. Ia pulang dengan kerinduan besar pada keluarganya, namun juga membawa kegelisahan tentang arah hidupnya sendiri. Di tengah pencarian itu, Sabda merasa kehilangan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar rutinitas pekerjaan. Di bawah langit yang sama, kedua jiwa ini bertemu-menyadari bahwa rasa, dalam segala bentuknya, adalah bagian dari perjalanan manusia. Bersama, mereka mencoba memahami arti rumah, keluarga, dan keberanian untuk menata ulang kehidupan yang selama ini terjalin rumit. Sebuah kisah tentang pertemuan yang membawa harapan, keraguan, dan akhirnya, keikhlasan untuk menerima rasa dalam hidup. --- Januari, 2025.

More details
WpActionLinkContent Guidelines