Aksara Rasa (Aksa & Ara)

Aksara Rasa (Aksa & Ara)

  • WpView
    Reads 586
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 5, 2020
Berani jatuh dalam rasa pastilah harus siap menerima segala resiko. Karena rasa bukan hanya tentang bahagia saja. Awalnya, perasaan hangat menjalar merasuk sukma terasa karena hadirnya. Tapi beriring bahagia akan selalu ada air mata. Jangan berharap terlalu tinggi. perihal jatuh hati, candu mampu membuat kehilangan diri. kembali lagi semua perihal penerimaan, penerimaan atas rasa sakit, kecewa dan air mata. selamat membaca cerita sang pemula, namun soal menjelajahi rasa sudah tenggelam ke dalam lautan sukma. semoga bisa menjadi aksara penenang jiwa, pelipur ditengah gundah akan sikapnya. Menjadi titik terang dalam segala ketidakpastian darinya. Semoga betah dalam setiap sajak "Aksara Rasa". Menjadi utuhlah bersama.
All Rights Reserved
#5
aksararasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit dan Lukanya
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Bukan Kita D.A.N
  • DERANA || PJS ✔ {Sudah Terbit}
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Sejenak Luka
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Air Mata Cinta
  • Batas Akhir [END]✓

Sebelum baca cerita nya, jangan lupa buat follow akun me ya. " za, diantara langit , apa yang paling kamu sukai ? " Arasya melepaskan pelukannya, menatap lekat mata lelaki itu dengan mata indahnya. " Senja, " Jawab Nya tersenyum manis. "Kenapa?" Ia kembali bertanya. " Karena senja tidak pernah mengeluh ketika keindahan nya diganti oleh langit malam, ia akan tetap kembali dihari esoknya dengan membawa kembali sejuta bahagia baru, " jawab nya dengan senyuman yang tak lepas dari bibir nya . " Mengapa tidak pelangi saja ? Ia memberikan warna tersendiri di langit , lukisan nya mampu membuat kita tersenyum, " ujar Arasya menyela . "Pelangi memang indah , warna nya melukiskan sesuatu yang berarti di langit , namun ketika waktunya usai, pelangi akan menghilang kembali, pelangi dan warna nya akan pergi tanpa pernah tau kapan ia akan kembali, " jawaban nya dapat membuat gadis itu diam menatap nya dan bergelut dengan pikirannya sendiri, entah apa yang dipikirkannya setelah mendengar penuturan lelaki itu, hanya dia dan tuhan yang tau. " Kalau kamu ? Apa yang kamu suka ? " Giliran dirinya yang bertanya pada gadis itu . " Langit. " ucapnya dengan mata berbinar. Lelaki itu mengernyitkan dahi nya , seolah memberi isyarat akan pertanyaan "Alasannya?" Dengan senyuman yang mengembang di bibir manisnya , Arasya menjawab dengan antusias . " Karena langit menyimpan begitu banyak arti , langit dengan sejuta kesabarannya menanti pagi menjadi malam dan malam menjadi pagi , ia membiarkan matahari dan bulan saling terjaga dimalam hari ataupun siang hari , bahkan senja dan pelangi tak kan hadir tanpa adanya langit ," gadis itu menjawab dengan tersenyum menatap ke arah langit , lalu kembali menatap lelaki itu , Zaki sedari tadi hanya memperhatikan wajah cantik arasya yang sedang bercerita, wajahnya yang teduh membuat nya nyaman terus menerus menatap nya .

More details
WpActionLinkContent Guidelines