Naraya Dan Khitbah Dari Tuhan

Naraya Dan Khitbah Dari Tuhan

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 20, 2020
Tidak bolehkah aku menginginkan surga? Apakah aku memang tak pantas sehingga mereka menghakimi ku? Aku pernah mendengar bahwa ,Tuhan membuka pintu Taubat bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat. Dalam akhir perjalanan hidup ku. Aku hanya ingin menggapai Surga Tuhan. Berakhir dengan Iman di dalam diriku. _ Naraya Ikhtasyifa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PORTRAIT β˜‘
  • DILEMA.
  • Flash Back To Allah (Completed)
  • The One That Got Away
  • Gus Zhafi
  • BETWEEN
  • Kesaksian Surga dan Neraka (Part 1)
  • SYUKRON [Terimakasih]
  • Kekasih Surgaku

Peniel mendekat, ia memegang kedua bahu kecil Zahra dan menyiratkan penuh tanda tanya,"kau baik-baik saja? Zahra, apa kau marah karena kameramu?". Tak ada balasan, gadis itu hanya tertunduk dan terisak,"Zahra, katakan padaku, ada apa? Hmm?" Kasar, Zahra menepis lelaki itu,"aku tidak baik-baik saja! Ini sangat sakit... semuanya semakin menyakitkan... kupikir... kupikir... jika mengabaikannya akan baik-baik saja tapi bukannya menghilang justru semakin dalam..." dia menangis keras di depan Peniel, ucapan yang terdengar seperti curahan hati dan penuh kekesalan itu membuat Peniel tertunduk. "Nado..." dia kemudian mendongakkan kepala dan menajamkam matanya,"setiap hari aku tersiksa karena merindukanmu. Aku ingin berkata jika menyukaimu tapi... aku hanya dapat diam karena perbedaan kita. Aku selalu ingin tahu apa yang kau makan, bagaimana tidurmu, dan apa kau bahagia setiap waktu..." Selangkah lebih maju, dia kembali memegang kedua pundak Zahra,"ma'af... tapi aku menyukaimu. Jangan memintaku menjauh," Saya: iya, Bang. Dedek gakkan' menjauh...." peluk Peniel. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ itu bahasa saya. Gimana menurut ceritanya? Bwhahaaaa liat aja sendiri. Bhaks!!! Wkwkwwk....

More details
WpActionLinkContent Guidelines