The Last Confidence

The Last Confidence

  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 31, 2021
WARNING !!!! 🔞🔞⚠️⚠️⚠️ BANYAK MENGANDUNG KATA KATA KASAR , KEKERASAN DAN ADEGAN TIDAK UNTUK BAYI 🔞 "Jika ada pilihan lain selain bertahan , aku akan memohon bunuh saja aku , setidaknya kalian tidak perlu tikam aku dari belakang dengan kebodohan percaya ku dan aku akan memaafkan kalian dengan kebenaran yang perih sebelum tiada !" ________________________________ . "Aku akan selalu bersama kamu , karena aku tidak akan meninggalkan kamu Mira !" "Aku akan mengambil semua kebahagiaanmu , sampai tidak akan ada hal sekecil apapun yang membuatmu tersenyum sejengkal pun !" Hanya sebuah bagian dari keabsurd-an , My first story' 🙏💫 ,welcome
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADRESTIA (ON GOING)
  • I'm Not Alesha (END)
  • Egois (Clara) END✔
  • Self Injury's(complete)✔
  • cinta untuk sang nona
  • Rintik Hujan
  • TACENDA [HiraetH] Revisi
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • ALMERO (END)

"Aku tidak sama seperti mereka, aku hanya anak perempuan yang polos tidak mengerti kekejaman dunia ini. Tapi, para bedebah itu suka melihat sisi lemah dan latar belakangku yang buruk, sehingga mereka dengan sesuka hati melakukan apapun padaku." Bullying. Cercaan. Perusakan moral secara brutal sudah menjadi santapan rutin yang harus ditelan oleh Cemara Andita Nathalia. Naif nya, orang-orang percaya dibalik nama tersebut pasti diambil dari kehidupan keluarga yang harmonis. Faktanya cuma ilusi. Yang sesungguhnya fondasi utama dari keluarga itu sendiri adalah kehancuran bukan cinta. "Tubuhku sakit karena setiap hari menerima pukulan... Apakah air mata ini nggak cukup bagimu, Ayah?!" "Bunuh saja aku, Ayah! Penggal kepala anak terkutuk ini dengan tangan sucimu itu!" "Jika Ayah beranggapan membela anak sepertiku adalah kesalahan besar-aku berserah. Aku rela dihukum dan diasingkan seumur hidup." Dan penyesalan mutlak dari seorang ayah yang terlanjur bengis. Masihkah gelar 'Ayah' pantas disandangnya setelah merobek fisik dan mental anaknya? "Meskipun dunia tidak mengizinkan keberadaanmu, ketahuilah, Ayah tetap ingin memilikimu seutuhnya. Ayah minta maaf... Ayah menyesal karena merusak fisik dan mentalmu." "Maaf?" ⚠️TYPO BERTEBARAN😭🙏🏻⚠️ ⚠️ MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN, TUNASILA, BLOOD DAN UMPATAN⚠️ AMBIL SISI POSITIFNYA SAJA ⚠️ #2-stronggirl(260126) #2-gore(131125) #2-mentalhealth(140326) #1-melankolis(280925) #1-kekerasan(171125) #2-bully(260925) #11-penyakit(261225) #1-daddyissues(300126) #1-badparenting(300126) #1-bpd(010226) #4-rekomendasi(160326) #1-ptsd(190426)

More details
WpActionLinkContent Guidelines