Antara Takdir dan Turki

Antara Takdir dan Turki

  • WpView
    Reads 1,316
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 29, 2025
~Spiritual - Romance~ "Kamu tau apa yang aku takuti?" "Memangnya apa? Bukannya kamu hanya takut pada sang Penciptamu, lantas apa yang kau takuti?" tanya lelaki tersebut dengan wajah terheran. "Aku takut suatu hari nanti, sang Pencipta mengambil nyawa setiap orang yang aku sayangi. Bukannya aku tak ikhlas dengan kepergiannya, namun aku tak ingin menjadi yang terakhir tuk pergi karena aku tak kuat untuk menahan tangis ini sendiri," ucap sang gadis dengan mata yang berlinang. "Lantas kamu maunya apa?" "Biarkan aku saja yang pergi karena nantinya kalian semua akan bersama-sama, meskipun aku harus tersenyum sendiri dengan membawa semua kenangan yang berharga." ****** "Qanita Aisyah Maldeya," wanita cerdas yang mempunyai cita-cita tinggi. Ia ingin kuliah di luar negeri setelah menyelesaikan gelar S1 di Universitas Gadjah Mada. Selain itu, ia juga harus melewati banyaknya rintangan, mulai dari kejadian masa lalu yang mulai datang kembali dan mencoba untuk masuk ke dalam lembah perasaannya. Lantas, akankah ia harus memupuk cita-citanya hanya demi sebuah pernyataan rasa? Apakah takdir akan mendukung untuk menggapai mimpinya atau justru memilih untuk menyatukan mereka? Lalu, bagaimana langkah yang akan Aisyah ambil untuk kehidupan selanjutnya?
All Rights Reserved
#248
inspirasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Suami Pengganti [END]
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Unpredictable Husband (END)
  • (Bukan) Suami Idaman
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Takdir Cinta Hana
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya

SPIN OFF || SENI MENATA HATI One more heartbeat, sepenggal kisah tentang kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, memaafkan, dan mencapai mimpi yang belum terwujudkan. Selagi napas itu masih berembus, detak itu masih berdebar, maka tidak ada jeda untuk berkawan dengan keputusasaan. Setiap denting jam yang berdetik dan setiap denyut jantung yang berdetak adalah bagian dari peruntungan takdir. Garis kehidupan yang penuh akan teka-teki dan keajaiban. Ibarat dua mata uang, berbeda tapi saling menyelaraskan. "Aku hanya perlu satu detik untuk mengembalikan satu detak jantung yang sempat hilang dari celah kosong hati yang kini terasa gamang." -Niskala Hamsya Alshameyzea- Published ; 01 Maret 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines