Story cover for Pretty Depressed by sheisgresi
Pretty Depressed
  • WpView
    Reads 617
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 617
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jun 10, 2020
Mature
"Orang yang paling bisa menyakiti kita adalah orang yang paling kita jaga perasaannya yaitu orang yang paling kita sayang, Ju." Awalnya aku menganggap remeh pernyataan itu karena aku belum pernah merasakan ataupun memahami makna dari "sayang" yang sesungguhnya. Sebagai seorang wanita, aku selalu mengandalkan logika tiap kali menjalin sebuah hubungan. Namun sekarang, perasaan memainkan perannya dengan apik dan tidak terduga. Begitu pula dengan toxic relationship yang bukanlah suatu bualan belaka atau mitos tetapi nyata adanya dan tidak dapat dihindari. Aku tidak dapat lari ataupun melenyapkan hubungan yang sudah aku jalin begitu saja. Aku sangat mencintainya. Aku pun melakukan berbagai macam cara untuk memperbaiki segala sesuatunya dan  aku bersyukur karena hal itu berhasil terlaksana secara tenang dan perlahan. Tetapi ada sesuatu yang lebih penting yang dapat mempengaruhi suatu hubungan yaitu ketika masa lalu yang berusaha dikubur sedemikian rupa tiba-tiba saja bangkit dan meluap bagai bom waktu. Akankah aku dapat memperjuangkan hubungan ini? Akankah semesta berpihak pada dua insan yang saling mencintai? Tapi bagaimana?
All Rights Reserved
Sign up to add Pretty Depressed to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Till I Meet You cover
Noda dalam Cinta cover
Gravity (MilkLoveTu) cover
My Twin Love (End) cover
When You Were Here cover
HAPPY ENDING [ Mewgulf ] END✓ cover
Regrets of Love cover
Kita Sembuh Bareng? cover

Till I Meet You

3 parts Complete

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...