Meet Up (Sekuel Squad Seven)

Meet Up (Sekuel Squad Seven)

  • WpView
    Reads 1,251
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2020
SEKUEL CERITA SQUAD SEVEN [FOLLOW DULU SEBELUM BACA] Ketujuh gadis yang sudah terikat dalam sebuah persahabatan itu akan berpisah dengan adanya banyak hal yang membuat hal itu terjadi. Hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Sulit, namun itu semua sudah jalannya. Masalah datang silih berganti. Hidup tidak semuanya akan lurus tanpa adanya rintangan. Semuanya sudah takdir, jika sudah begitu kita tidak bisa menentangnya. Untuk bagaimanapun nantinya itu tergantung kita yang menjalainya. Semua sudah diatur dengan baik. Tidak usah risau jika itu semua bukan hal buruk. Jangan lupa vote dan komen manteman :) Happy Reading. @squadseven @meetup @dinaaaa7
All Rights Reserved
#18
kawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Last Beat-IDOLiSH7 fanfiction (END)
  • Empat Sekawan
  • Love Or Friend ▶ Wannaioi { END }
  • The Last Petal ✔️
  • HANAHAKI DISEASE || IDOLISH7 [END]
  • Strong Girl Michella (END)
  • ID7 Fanfic - Our Lil Brother [End]
  • Twins [END]
  • Boys With Luv
  • Dream✓

Tetap vote ya meski sudah selesai. Tenn bilang, Nanase Riku tidak akan mampu berdiri di atas panggung, dia tidak akan pernah bisa menepati janjinya untuk membuat para penggemar bahagia. Nanase Riku, hanya akan menghambat langkah teman-temannya. "Dengarkan aku, Riku, berhentilah menjadi idol. Sampai kapanpun kau nggak akan mampu memenuhi tanggungjawab sebagai seorang idol. Biarkan aku yang meneruskan mimpimu. Kau hanya perlu duduk dan menonton dari samping." Tenn menyuruhnya berhenti, tapi Riku tak peduli. Apapun yang terjadi, ia bersikeras untuk terus berlari mengejar langkah sang kakak. Sampai akhirnya ... Tenn mau mengakui Riku sebagai idol. Namun ... apakah semudah itu untuk bahagia? "Nanase-san, nggak bisa ya kau membuka mata? Untuk kami dan orang-orang yang meneriakkan namamu di luar sana? Ku mohon bangunlah, Nanase-san." ~Someone . . . . Note : karakter bukan milik saya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines