Titik Bahagia

Titik Bahagia

  • WpView
    LECTURAS 14,771
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 21, 2021
WpInfo
Fanfic
Black Clover
Raina Saraswati Widiantara berumur 21 tahun,dan di umurnya saat ini ia mengidap penyakit yang berbahaya. Jason William, dokter spesialis penyakit dalam berumur 30 tahun. Dokter super dingin yang ada di Amandara Hospital. Keduanya dulu pernah menjalin hubungan,tetapi karena kesalah pahaman akhirnya hubungan nya kandas,tapi takdir berkata lain Raina yang menjadi passien di Amandara Hospital mengantarkannya bertemu dengan masa lalu nya. "Kenapa dulu kamu pergi?kenapa Ra?aku salah apa?" Jelas Jasson sembari menahan tangan Raina yang hendak pergi "Jangan pergi lagi Ra,aku masih cinta sama kamu sampai saat ini" lanjutnya "Aku ga peduli,aku ga peduli umur mu ga lama lagi,atau apapun. Aku cinta kamu Raina aku cinta kamu"
Todos los derechos reservados
#4
jasonwilliam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jurnal Dokter Muda
  • cinta untuk sang nona
  • EFEMERAL: Sinar Bulan
  • Hujan!bolehkah aku bermimpi
  • Mantan Ngajak Balikan (Season 1) (Tamat Di Aplikasi Kbm)
  • Reyna Aprillia
  • [TAMAT] Married by Accident
  • Dokter ILY (Revisi)
  • DOCTOR CRAZY - [V BTS]
  • My Husband Doctor

Tiga belas dokter muda, baru lulus pendidikan spesialis dan umum, tinggal dalam satu kost sederhana di sudut kota Bandung. Mereka bukan sekadar rekan kerja, tapi teman seperjuangan yang menghadapi dunia rumah sakit dengan segala tekanan, darah, tawa, dan luka yang tak selalu kasat mata. Setiap hari adalah kisah baru-antara ruang tindakan, pasien yang kritis, konflik antar spesialis, hingga rahasia pribadi yang tak semua berani diungkap. Ada Adi, si tenang yang diam-diam mengidap anemia dan hemofilia. Ada Dion, satu-satunya dokter umum yang berusaha jadi penengah di antara para spesialis. Hao, si flamboyan yang dijuluki "buaya" karena tingkahnya di luar jam kerja. Dan mereka semua, satu per satu, dihadapkan pada batas antara kemanusiaan dan profesionalisme. Namun ketika tubuh dan emosi mulai jatuh satu per satu, mereka belajar bahwa menjadi dokter bukan cuma soal menyembuhkan-tapi juga bertahan hidup di antara rasa bersalah, kehilangan, dan cinta yang tertahan. Di tengah gedung rumah sakit yang tak pernah tidur, di antara bunyi monitor dan panggilan code blue, kisah mereka terus berjalan. Karena di balik jas putih itu... ada tiga belas jiwa yang juga ingin didengar. --- • Bahasa kadang baku kadang non baku Jangan lupa vote dan coment

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido