Taken 12.12

Taken 12.12

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Sekarang angka 12 akan jadi istimewa bagiku. Dua angka yang bertemu dan disatukan menjadi saksi bisu saat dua hati bertemu dan disatukan pula karena cinta. " ::::::: Ini kisah bukan sembarang kisah. Ini kisah saat dua anak cucu Adam dan Hawa dengan kapasitas otak yang sangat berbanding balik, ibarat karpet beludru dan karpet anyaman bambu. Kualitasnya sungguh tak sama. Namun, bersatu hanya karena cinta. Bee, siswi berotak pintar tapi bodoh. Sementara Terry siswa berotak bodoh tapi pandai. Bee mendapatkan tugas berat. Ia diharuskan menjadi guru privat dadakan untuk siswa 'terpandai' di sekolah. Melatihnya agar nilai serta peringkat ujian kali ini naik tidak jebloss seperti kala-kala menyeramkan lalu. Awal bertemu es krim sebagai pelantaranya. Dan akhir adalah cinta jawabannya.
All Rights Reserved
#142
kang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HARAPAN YANG SALAH    ( REVISI )
  • Berakhir Ikhlas [vakum]
  • LIFE OF SCARY
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Coreana Agashi (COMPLETED)
  • East sky first love
  • My Enemy Ayna

Maya, seorang Siswi kelas 12 yang, diam-diam menyukai Januar selama 2 tahun. ketua kelasnya yang ramah dan selalu peduli pada teman - temannya. Setiap kali Januar membantunya dalam tugas atau sekadar menanyakan kabar, Maya merasa ada sesuatu yang spesial di antara mereka. Sikap hangat Januar membuat Maya percaya bahwa perasaan itu mungkin berbalas. Namun, perlahan Maya mulai menyadari bahwa bukan hanya dia yang merasakan hal yang sama. Banyak teman sekelasnya juga terbuai oleh perhatian Januar, membuatnya ragu apakah perasaan Januar benar - benar untuknya atau sekadar sikap alami pria itu. Hingga suatu hari, kenyataan menghantam Maya. Januar ternyata menyimpan perasaan untuk Angel, seorang teman seangkatannya. Berbeda dari dirinya yang selalu berharap, Angel tampak santai menghadapi perhatian Januar. Maya harus menghadapi kenyataan bahwa perasaannya hanyalah salah paham yang ia ciptakan sendiri. Mampukah Maya move on dari harapan yang salah? Atau perasaan itu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines