Caramel

Caramel

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2020
Terjebak dalam friendzone memang bukan hal yang mudah. Seperti Caramel, yang diam-diam menyimpan rasa pada sahabatnya sendiri. Sudah lama ia menantikan balasan cinta dari seorang Althaf Anzero. Tetapi, akan kah takdir mempersatukan mereka sebagai sepasang kekasih? Atau mungkin mereka tidak akan pernah menyatu? Kalau penasaran langsung aja kepoin ceritanya Dan jangan lupa masukin ke library kalian.
All Rights Reserved
#13
althaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • Sahabat, aku cinta.
  • Regret [ Telah Terbit ]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Sun! -orine
  • Leo 2 : Soulmate? ✔
  • Second Sign
  • ARDHELINE
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?

kita pasti pernah merasakan friendzone. kata orang, tidak mungkin dalam hubungan persahabatan antara laki-laki dan perempuan tidak ada yang menyimpan rasa. entah salah satu atau bahkan kedunya. "Jika memang dia jawaban atas doa-doamu, bukankah kau memang harus menerimanya, Lif?" "Lalu, bagaimana jika ternyata aku menyebut nama lain dalam doa-doaku?" "Apa nama lain itu namaku, Lif?" dengan suara yang begitu lirih ia bertanya Gadis itu mengangguk, "Lif, aku memang menaruh harap padamu. Aku juga menyebut namamu disetiap sujudku. Namun, ada hal lain yang membuat aku tidak bisa melanjutkan harapanku" "Kalimatmu justru tidak memberikan jawaban apa-apa, Ham. Aku kecewa, kau terlalu pengecut. Aku benci itu" Haruskah Alif berbalik arah? Meninggalkan semua yang berkaitan dengan citanya dan memilih hati yang membuatnya menjadi perempuan istimewa? Namun kenyatan yang ia jumpai begitu memilukan. Hatinya mungkin bisa ia genggam, namun tidak dengan hari-hari di masa depannya. Jangan berliku macam apalagi yang harus ia tempuh? Apakah logikanya lemah setelah itu? Seperti perempuan kebanyakan, akankah ia mengandalkan perasannya? Mari simak kisahnya Salam Friendzone LA_IN

More details
WpActionLinkContent Guidelines