RESTU
  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2020
Jaki adalah seorang anak berusia 12 tahun. Dia sagat mencintai berbagai macam moda transportasi di Indonesia khususnya bus. Pada suatu hari, Ia akan mengikuti acara yang akan diadakan oleh komunitas pecinta bus di kotanya. Akan tetapi, dia tidak mendapat restu dari kedua orang tuanya. Akankah dia terkena musibah saat di perjalanan karena tidak direstui?? Atau malah si Jaki selamat sampai tujuan?? Ikuti ceritanya !
All Rights Reserved
#48
pariwisata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY SWEET DUDA
  • New life
  • Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)
  • Young Mom
  • Membumi Kencana [TERBIT]
  • ANOI 1894 - The Disastrous Ritual
  • ✅Love You Mommy (Jichan/jaemhyuck)🐹🐻,🐰🐻
  • 7 broken wing [END] [REVISI]
  • RUMAH SINGGAH ✔️

annaya jeslyn anak yang belum genap berusia 22 tahun.ia hidup selalu ingin bisa hidup sendiri dikota jakarta . pada suatu hari ia sedang berbelanja di minimerket terdekat di apartemenya saat dijalan menuju pulang ia mendengarkan suara balita menangis. "hiks hiks mommy hiks" kemudian ia mendekati balita tersebut "haii kalian kenapa boy" tanya aya kepada para balita tersebut. kemudian ketiga balita tersebut langsung mendekat ke arah aya dan langsung memeluk kaki aya dengan erat. "mom-mmy jangan per- hiks pergi lagi k-kitta hiks kesepian a-aaku mau hiks ikut mommy aja" ucap salah satu balita tersebut. "hah mommy "beo aya " mommy dimana mommy kalian apa disana" (sambil menunjuk ke pasangan suami istri) "apa disana "lagi dan lagi anak anak tersebut hanya menggelengkan kepala mereka . " lalu siapa mommy mu "tanya ku anak itu malah menunjuku dan ya aku kaget dan langsung berkata "nak kakak bukan mommy mu" danlangsung saja anak itu menangis dan terus berteriak.dan disana aku dihadiahi tatapan tajam para pejalan kaki dikiranya aku mau buang anak aja apa orang nikah aja belom .karena tidak mau dipandangi orang orang sekitar aku langsung membawa anak anak tetsebut menuju ke apartemanku dan disinilah awal hidupku berubah dari semula yang tenang menjadi banyak konflik yang terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines