Story cover for FIREFLIES by Ghiff_yy
FIREFLIES
  • WpView
    GELESEN 65
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 5
  • WpView
    GELESEN 65
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 5
Laufend, Zuerst veröffentlicht Juni 11, 2020
"Echan~ Echan~"
"Gindda~ Gindda~", ia menoleh menghadap temannya itu
"Aku kira, organisasi itu penting"
"Memang penting kan?"
"Ku pikir, aku tuh ngejalanin tugas organisasi cuma buat nyari kesibukan, nyari harga diri, nyari jabatan, dan nyari pengalaman"
"Terus?"
"Ternyata lebih penting dari itu, Chan"
"Apa yang pengen kamu cari lebih dari itu?"
"Cari rumah, Chan"
"Kamu punya rumah sendiri juga kan?"
"Ya bukan gitu-dan aku baru sadar sekarang pas kita udah mau lengser aja. Kalo yang berharga itu bukan siapa-siapa orangnya, Chan. Tapi, apa yang mereka bangun dari orang-orang itu", Gindda menoleh menatap wajah Echan yang masih mencerna kalimat anehnya.

"Mudeng nggak?", Echan menggeleng. Gindda berdecak dan memalingkan mukanya, sebal dengan mimik Echan yang menyebalkan.

"Maksudku-"
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie FIREFLIES zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#358pramuka
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
It's Always Been You✔️  von WinterAurora00
44 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Possessive Family [SELESAI] cover
ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI) cover
•PENYAKITAN• [Markhyuck] cover
It's Always Been You✔️  cover
POLARIS cover
LUMIÈRE [Slow Up] cover
Saudara Kembar | Lee Jeno ✔️ cover
Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)  cover
Lee Cute Jeno: Shorts 2 cover
Sergio | Haechan cover

Possessive Family [SELESAI]

40 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

"Lo kenapa sih? Mending duduk diem gih. Gue pusing ngelihat bokap lo yang kelakuannya nggak elit, anaknya juga sama aja. Gue nggak suka ya digendong, dipangku. Apaan.... Gue udah gede." Jian mengajukan protes. Tapi hal itu selalu berakhir sia-sia. 📌Part 15 dan 27 sudah dihapus. Brothership area Family area