Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Im Not Perfect

Im Not Perfect

  • WpView
    Membaca 47
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 22, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
ketika semua orang memandang orang lain dengan fisik yang sempurna,keindahan wajah,dan kulit putih halus.Apa daya Kelia yang jauh dari kata sempurna. Kelia juga manusia.Hatinya bisa hancur jika diperlakukan tidak adil terus-menerus. Disini,dicerita ini aku tulis agar kalian lebih menghargai sebuah hati.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#88
familystory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Secangkir Teh
  • Don't Go (TAMAT)
  • RUSAK [END]✔
  • The Twin of My Life
  • My Life
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • ALGHAVI (S1) || TAHAP REVISI
  • Shorts Story
  • Sakit 'Jiwa' (End)

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan