Story cover for Dear, Four by vannyrs910
Dear, Four
  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 12, 2020
Sebelum aku pergi untuk pindah ke luar kota, Diego datang ke rumahku sambil membawa sebuah bingkisan untukku, katanya supaya aku terus keinget sama dia nantinya. Diego menangis dalam pelukku, tak ingin aku pergi meninggalkannya. Seuntai janji terucap dari mulut Diego kala itu. Janji yang telah kupercayai dengan sangat dan tak ada pertanda buruk apapun yang terasa. Semua indah dan benar-benar indah.

"Nanti aku bakalan kangen banget sama kamu, aku gak bisa jauh dari kamu. Nanti kalo kamu udah disana jangan deket-deket sama cowo lain ya, aku cemburu tau, dan aku bakalan marah banget kalo sampe kamu deket-deket sama cowo lain. Aku juga janji disini aku gak akan aneh-aneh, aku gak akan deket-deket sama cewe lain. Aku minta kamu jaga kepercayaan aku ok?,"kata Diego dalam pelukku.
All Rights Reserved
Sign up to add Dear, Four to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
GREENSTA [END] by angietsania_
73 parts Complete
SUDAH TERBIT! TERSEDIA DI ONLINE SHOP 115k!! DAN TERSEDIA DI KARYAKARSA! "Aku memutuskan untuk mencintainya, jadi aku harus siap untuk menerima segenap luka yang akan ia ciptakan." -Grista Gabriel- "Lo udah gak cantik, gak punya akhlak dan kali ini lo udah gak suci dimata gua!" "Inget Gris! Gua akan buang lo setelah gua puas buat lo menderita!" "Aku menghemat seluruh napas dan ludahku, hanya ingin untuk bertukaran dengan mu, Grista." -Green Affando- Ini kisah kami, dua insan yang bertahan selama 365 hari. Bukan sekadar satu tahun biasa, tapi tentang bagaimana aku bisa bertahan dengan sikapnya yang berbeda dari pria lain. Bagaimana ia tetap mempertahankanku meski menciptakan suasana yang begitu membosankan. Dia mendiamkanku, menciptakan luka, dan mematahkan cinta yang telah kurangkai. Bertahan dengannya tak pernah mudah. Ia meninggalkanku dengan orang lain, tapi saat aku ingin pergi, dia justru semakin menyakitiku. Semakin lama bertahan, semakin besar luka yang kuterima hingga sulit kuselesaikan. Ketakutanku akan kesendirian malah menghancurkan hidupku, penuh air mata. Ini bukan kisah cinta yang indah. Bukan tentang pria yang melindungi wanitanya. Bukan cinta yang tulus, setia, atau bebas rahasia. Bahkan hukum alam dan negara seakan ingin mengakhiri semuanya. Mencintainya membawaku dekat pada kehancuran sekaligus memberiku kekuatan untuk bangkit dan melihat dunia dengan mata baru. Di balik kisah yang penuh luka ini, tersembunyi rahasia gelap yang menanti terungkap. Seseorang di antara mereka terlalu mahir menyembunyikan niat jahat-merancang kehancuran di balik topeng pesona. Saat malam menjadi saksi, jejak darah dan kebohongan perlahan terkuak. Namun, tak ada yang benar-benar tahu siapa dalangnya. Ini bukan sekadar kisah cinta yang rumit, tetapi perjalanan menuju kebenaran yang menakutkan. Di antara Grista, Green, atau bayangan yang mengintai mereka, tersembunyi sosok dengan hati iblis yang siap menghancurkan segalanya. WARNING [18+]
You may also like
Slide 1 of 10
Sergio | Haechan cover
Sebentar Saja cover
Ilusi cover
It HURTS cover
ANJA [END]  cover
GREENSTA [END] cover
Melody Arthadiesa cover
ARGANTA.  cover
Aderaga [ON GOING] cover
YOU'R MY FRIENDZONE [Completed] cover

Sergio | Haechan

41 parts Complete

"Jen lariii" Gio menarik tangan Jeno mereka berlari tanpa arah bahkan Gio meninggalkan Motor sport nya di pinggir jalan. Mereka memasuki pemukiman warga dan terus berlari sesekali Gio menatap kebelakang memastikan orang-orang itu masih mengejar atau tidak. "Kejar mereka jangan sampe lolos" "Jen lo lari ke kerumunan warga yang di sana terus minta tolong gue bakal ngalihin mereka" ujar Gio mengatur napasnya "Lo gila tar lo kenapa-napa kita bareng aja" Jeno tak menyetujui saran dari Gio "Udah buruan, ohiya kalo gue kenapa-napa bilangin kalo gue yang ganteng ini sayang banget sama nyokap bokap gue terus bilangin juga gue sayang banget sama bang Anta. Lo pergi buruan" usir Gio, dan Jeno berlari secepat mungkin untuk meminta bantuan. "Sialan si Gio lagi genting begini masih aja becanda" gumam Jeno Pernah Peringkat #1 in mengikhlaskan #2 in pembohong # 12 in kenangan #33 in leehaechan