Trepidation
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2020
Apa kamu pernah membayangkan untuk bebas dari tugas kuliah? skripsi? dan tidak ada yang menegur sekalipun kamu berbuat hal yang salah? Jika dibayangkan, rasanya kuliah seperti tempat bermain bukan? Mungkin menurutmu hal itu tidak mungkin terjadi, namun hal ini benar-benar terjadi di kampus kami. Kampus kami sudah dikenal sebagai kampus favorit bahkan mengalahkan kampus negeri di negara kami. Dengan salah satu bukti para ilmuan yang dari negara kami lulus dari kampus ini. Ada 1 klub di kampus ini, yang dapat mewujudkan hal tersebut. Walaupun hanya gosip belaka, tetapi sudah menjadi cerita turun temurun dikalangan mahasiswa di kampus ini, bahkan anggotanya sendiripun tidak ada yang tau pasti. Inilah cerita klub unik di kampus kami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Saga's Favorite
  • CLASS F
  • Naga, Jangan Bucin!「SUDAH TERBIT」
  • Dia dan Aku
  • DOSENKU HOT SUGAR DADDY
  • Destiny or Coincidence [ End ]
  • Dara : Hello You! [End]
  • Varrelentina
  • Kelas A [End]

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines