Story cover for Just for Me by gitassvvv
Just for Me
  • WpView
    Reads 413
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 413
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 12, 2020
Mature
Cinta yang membuat Devan ingin memiliki Anna seutuhnya. Hanya dia yang berhak atas Anna !!!
All Rights Reserved
Sign up to add Just for Me to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN cover
ANNA cover
Monochrome Romance 2 (After) End cover
SEVEN SHOTS cover
Traitor cover
Jar Of Love (Completed) cover
TRANQUILITY (Complete) cover

TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN

46 parts Complete Mature

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"