OnLy YoU

OnLy YoU

  • WpView
    Reads 12,556
  • WpVote
    Votes 223
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 28, 2021
Menceritakan hubungan yang nggak semestinya terjadi. Ampun kak, ku mohon kak" Lia hanya bisa menangis dan dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Bukan hanya satu atau dua kali Lia di siksa kakaknya. Dia mengetahui bahwa kakaknya tidak lah normal. Plak Plak "Ahkk kak, sakit " jerit Lia "Sekarang gimana, udah paham kesalahanmu" Vino duduk di tepi kasurnya dan menarik kuat rambut adiknya. "Akh aa kak, iya kak Lia salah, Lia nggk akan ulangi" "Bagus sayang" Vino menarik Lia duduk di pangkuannya dan memyingkirkan rambut Lia yang menutupi wajahnya dengan lembut. "Kak" "Iya sayang, " Vino mencium lembut Lia mulai dahi, hidung, dan bibir Lia. ⚠️MATURE Mohon maaf ges, kalo nggak suka yang ada konten dewasa atau kekerasan bisa skip ya, karna di sini ada konten dua duanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Win You (21+)
  • Second Hope| Sequel Of Im Your Brother (On Going)
  • Toxic Love (End)
  • LALULA
  • SOSPIRO 21+ [END]
  • Different
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • My Wild Boyfriend l Full Mature

⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru

More details
WpActionLinkContent Guidelines