Story cover for Lovers | JH by wildflower-s
Lovers | JH
  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jun 12, 2020
"Melindungimu dalam dendam adalah cara saya mencintai kamu" ucap Jevan kepada Amanda. 
"Kalau saya bukan Kanendra dan kamu bukan Wiryamantra, apa semuanya akan berubah?" 

Malam itu Amanda tahu bahwa hanya dia seorang yang tidak tahu tentang masa lalu, hanya dia yang hidup dalam dilema dan kebohongan. Jevan jelas mengetahui semuanya dan hidup dalam kebenaran yang nyata-bukan rangkaian kebohongan. Amanda paham dirinya tidak bisa memilih dimana dia ingin dilahirkan, tapi untuk kali ini dia ingin bertanya pada Tuhan dan Semesta serta segala isinya.

Ini tentang dendam yang menyandera, tentang dendam yang tercipta sebab ingin melindungi yang dicinta. 

⚠️ No fansite photo were harmed for the cover ⚠️
All Rights Reserved
Sign up to add Lovers | JH to your library and receive updates
or
#13suh
Content Guidelines
You may also like
Fraternity; Jae & Matt ✓ by tulisanayspcy
24 parts Complete Mature
Jaeden Almero dan Matteo Aldrich. Dua laki-laki dengan nama yang berbeda namun bersaudara. Di mana Jae dan Matt hanya berbeda empat tahun. Mereka pernah menuntut ilmu di Universitas yang sama yaitu, Boxton University --Management Business. Kini keduanya sudah bekerja di Axton Grup --Perusahaan terbesar kedua di Asia milik sang Ayah. Matt selalu berusaha agar mampu melampaui sang kakak beda Ibu tersebut. Ya, Jae terlahir dari istri pertama sang Ayah. Sedangkan Matt putra tunggal dari istri kedua. Tapi mereka berdua tinggal di atap yang sama. Walau Matt lebih muda dari Jae, ia harus bekerja keras karena statusnya yang sebagai putra dari istri kedua. Di mana ia diwajibkan ekstra berusaha untuk mencapai apa yang ia inginkan. Padahal itu berlaku juga bagi Jae. Jaeden Almero, walaupun terlahir dari istri pertama tapi tak semua yang ia inginkan dapat dengan mudah dia dapatkan. Harus ada pengorbanan atas apa yang ia perjuangkan. Salah satunya hidup di kota, jauh dari sang Ibu. Mereka berdua bagaikan mutiara dalam keluarga tersebut. Bagaimana tidak? Keduanya termasuk anak-anak dari kalangan konglomerat yang sukses atas prestasi dan kerja keras masing-masing, tidak seperti kebanyakan yang bergantung atas nama keluarga atau orang tua mereka. Buktinya, dari sejak dini mereka berdua sudah belajar bagaimana caranya mengurus perusahaan dengan baik. Tentunya dibimbing langsung oleh Darren Haven Axton, sang Ayah. "Kau memang terlahir dari Ibu yang berbeda, tapi kau tetap saudaraku terlepas dari persaingan kita selama ini. Jadi... tetaplah kuat." Kalimat pertama yang Jae lontarkan pada Matt, si saingan nomor satunya. Juga perasaan tulus yang Jae berikan pada saudaranya itu. Sebab tak ada yang tahu kalau Matt mengidap penyakit mematikan, selain Jae. "Aku hanya ingin dikenang sebagai orang yang berguna. Itu saja." Cover by im_bwanana
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
You may also like
Slide 1 of 10
NCT Vampire [Jeno Harem] ✓ cover
Querencia : Proposed? cover
Jenderal Dan Semesta [✔] cover
Fraternity; Jae & Matt ✓ cover
Kemana Arah Pulang? cover
It's Always Been You✔️  cover
Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed] cover
Private Encounters ✓ cover
Our Marriage Life || Jung Jaehyun [✔️] cover
Level Up • NoHyuck • cover

NCT Vampire [Jeno Harem] ✓

23 parts Complete Mature

Dalam gemerlap impian yang membawanya ke dunia hiburan, Jeno melangkahkan kaki ke SM Entertainment, berharap menemukan takdirnya sebagai seorang idol. Hari-hari berlalu dalam kesibukan-latihan yang tiada henti, tuntutan yang semakin berat, dan ambisi yang perlahan mengikis batas antara mimpi dan kenyataan. Hingga suatu malam, di antara keheningan yang membalut dorm, Jeno terbangun dengan kantuk yang masih melekat. Haus yang mengganggu membawanya melangkah ke dapur, membelah gelapnya lorong dengan langkah pelan. Namun, di sana, dalam temaram cahaya kulkas yang terbuka, ia tanpa sengaja bertemu dengan salah satu rekannya. Ada sesuatu yang berbeda dari cara rekannya itu menatapnya-sorot matanya tajam, nyaris mendekapnya dalam ketegangan yang tak kasat mata. Kemudian, dengan suara pelan yang menggetarkan udara di antara mereka, rekannya berbisik, seakan mengungkapkan sebuah rahasia yang hanya dirinya yang tahu. © 32.382 Word © 110824 © FanFiction