Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jul 2, 2020
Kita bukanlah usai yang menjeda lalu berakhir dengan titik, juga bukan rasa yang mereda lalu berakhir dengan sendu, kita adalah kata yang terus berlanjut tanpa bosan menuliskan cerita tanpa jeda. Kemarilah, jangan sungkan untuk sekedar singgah, aku tak memaksa, jika nyaman menetaplah disini jika tidak kau boleh melanjutkan berkelana mu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Biru Milikku ✔
  • {PERKATA} Selesai
  • Suara Asa: Nolisa
  • [1] LOVE YOURSELF! √
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Bumantara Aksara || Haechan (END)
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • Lebih Lama dari Selamanya

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines