CABAR HATI

CABAR HATI

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
Berhubung dengan berbagai cerita yang sudah direncanakan akan dibuat. Namun tak juga kunjung selesai, dengan berbagai alasan dengan mengatas namakan rasa malas dalam diri. Sehingga, dalam rangka mengisi kekosongan waktu dan hati, aku berniat akan mengisi kekosongan itu dengan menulis beberapa puisi atau mungkin tidak cocok disebut puisi. Sering ku buat jika sedang bosan, ada waktu luang, atau bahkan patah hati dan rindu. Dengan harapan, jika kalian membaca puisi puisi yang ditulis, kalian bisa menemukan beberapa hal yang sesuai dengan apa yang kalian mau, dengan apa yang kalian sedang atau pernah rasakan. Puisi atau mungkin hanya semacam karangan otak saja. Ini aku mengambil sedikit potongan dari cerita "Life in Love" kemarin. Dengan segenap niat yang tidak membara, dengan keinginan yang tidak terlalu meluap, aku, akan menulis puisi itu dengan terlebih dahulu mengucapkan 'basmalah'. Begitu juga kalian yang hendak membaca, terlebih dahulu berdoalah, agar terhindar dari rasa bosan saat membaca, terhindar dari mood yang suka berubah ubah tanpa alasan. Katanya, pembaca wattpat itu cerdas cerdas, jadi akan tahu mana yang pantas di vote dan diberi like atau tidak. Disini aku tidak meminta kalian untuk melakukan itu, aku hanya berharap, kalian membaca, dan nyaman saat membaca tanpa ada rasa ngantuk, sakit gigi, atau mata kunang kunang. SILAHKAN MEMBACA!!
All Rights Reserved
#52
mengingat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Resital Sunyi (End)
  • Erlangga
  • Traces in the Light
  • ABSURD QUOTES II
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Lembut Seperti Doa
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines