IMORTAL

IMORTAL

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
WpInfo
Fanfic
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
Terlalu dingin untuk sebuah kehangatan yang hanya akan merusak sistem kerja otak manusia. Menghancurkan segala rupa dan wujud yang ada di depannya dengan satu kali guncangan. Bukan bumi, tetapi emosi dan rasa. Tentang seorang wanita yang harus memilih antara ego dan ketulusan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅
  • virtual || choi beomgyu [✔]
  • Ours - TXT [✔]
  • INDIGO || Bamtyun
  • My Annoying Cute Girl [✓]
  • Teman Masa Gitu [ Taegyu End ]
  • Ephemeral | Choi Beomgyu✔
  • D E L U T I O N
  • How To Love You -Choi Yeonjun-

"BEKAL buat siapa?" Beomgyu mendongak. Atensinya berpindah dari kotak bekal lucu di atas meja ke wajah ibunya yang mengernyit penuh tanya. Habis, tidak biasanya Beomgyu menghias bekal makan siang sampai selucu ini. Sempat bingung sedetik harus jawab apa, akhirnya Beomgyu menggeleng. "Buat aku. Makan siang." "Tumben." "Makan siang sama Yeonjun," imbuhnya lagi. Alis ibunya sedikit terangkat. "Oh, yang akhir-akhir ini suka numpang Wi-Fi di sini?" "Numpang Wi-Fi sambil ngerjain tugas, Ma. Iya, Yeonjun yang itu." Tak ingin terperangkap lebih dalam oleh ribuan pertanyaan lain dari ibunya yang ia yakini ada, yang ia tahu juga bahwa mata sang ibu sedang mengekorinya dengan curiga, maka Beomgyu segera menyelesaikan aktivitas menghias bekal itu. Ia buru-buru kabur meninggalkan dapur karena salah tingkah, tidak ingin sampai ibunya menangkap gelagat lain yang ia munculkan dengan tidak sengaja. Seperti, misalnya, pipinya yang mendadak jadi merah muda, atau suara degup jantungnya yang seolah bisa menembus rongga dada. Sedapat mungkin ia harus lari dari pertanyaan yang tak ingin ia jawab. Tapi sayang, ibunya selalu lebih cepat daripada apa pun. "Cuma buat makan sama Yeonjun, tapi kok bekalnya dihias sampe seniat itu? Ada apa?" Mati. Apakah ini salah satu tanda ibunya mulai curiga? --- Genre: School-life, Boys Love, Hurt/Comfort, Heavy Angst with Sad Ending Rating: R Trigger warning: Homophobic environment, rejection, character death (tragically), physical and verbal abuse, violence, abandonment.

More details
WpActionLinkContent Guidelines