You and Serendipity

You and Serendipity

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
"Percayalah, meskipun aku tidak disampingmu, aku yakin kamu kuat. Kamu pasti bisa." Kata-kata yang membuat pemuda itu terhenyak. Ia tidak bisa berkata apapun. Memorinya kembali terusik. Mencoba bertahan, ia memeluk sesosok didepannya. "Sebentar saja, tolong" Pinta pemuda itu. Sosok itu hanya mengangguk sembari tersenyum. Segala upayanya selama ini pasti membuahkan hasil. Ia yakin. Semua akan indah pada waktunya. Ya, Ia akan bertahan, bertahan sebentar lagi...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • someone like you
  • Menanti Hangatnya Hati
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ)
  • Full Of Scratches
  • Our way (Key&Asya) [End]

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

More details
WpActionLinkContent Guidelines