OBSESSIVE LOVE [ON GOING]

OBSESSIVE LOVE [ON GOING]

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
[UPDATE SEMINGGU SEKALI] Apakah kamu pernah merasa ada seseorang yang begitu terlihat sangat mencintai mu? Apakah kamu sangat bahagia? Tentu, pasti sangat bahagia bukan? Tapi, bagaimana jika pada akhirnya kamu tau, bahwa kamu hanyalah sebatas obsesinya? Dan bagaimana jika pada akhirnya kamu tau kalau dia tak benar-benar tulus mencintai mu? Dia menganggap dirimu hanyalah orang yang sangat diobsesikannya, dia tak benar-benar pernah melihat keberadaan mu. Dan sekarang kamu dihadapkan dengan pilihan. Ketika cinta yang semula terlihat penuh tawa dan bahagia, kini pada akhirnya cinta itu menjadi luka dan penuh tragedi air mata. Cinta yang pada akhirnya meleburkan segala rasa dan harapan, habis tak bersisa. Kisah ini hadir sebagai pelengkap cerita hidupmu yang di hiasi kepalsuan oleh cinta yang semu . Apakah kamu akan berhenti mencintai nya sedangkan perasaan itu sudah terlanjur dalam atau kamu tetap akan bertahan bersamanya? [OBSESSIVE LOVE] [JUNI 2020]
All Rights Reserved
#256
obsesif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Sheina (Terbit)
  • ARLITA [Selesai] (Terbit)
  • Eccedentesiast [END]
  • LENGKARA
  • Where The Feelings
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Sour Seventeen
  • Bertumpu

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines