Story cover for One Accident by nyylll_
One Accident
  • WpView
    Reads 859
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 859
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Sep 07, 2014
Mereka yang memulai. Mereka yang menerima. Mereka yang mengembalikan. Mereka yang mengakhiri.
Awalnya, ini tak akan terjadi. Tak akan pernah. Sampai Kay melakukannya. Dan mengubahnya menjadi terror.
Datang...
Datang...
Penghuni kegelapan.
Kesepian..
Mencari mangsa..
Datang lah sejenak, jangan ganggu kami.. Biarkan kami melihatmu tanpa rasa takut..
All Rights Reserved
Sign up to add One Accident to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
She's In The Rain; Jung Eunha by nahira_almasyh
24 parts Ongoing
[ON GOING-STILL UPDATING!!] ⚠️DISCLAIMER⚠️Cerita ini berisi kisah Dark Romance, Bacalah dengan bijak, siapkan hati yang kuat dan jangan salahkan penulis jika setelah ini kamu termenung terlalu lama memandangi langit. •----• Hujan adalah satu-satunya tempat di mana seorang Jung Eunha bisa mengatakan dengan jujur tentang semua luka-lukanya. Air yang jatuh dari langit selalu berhasil menyembunyikan air matanya, dan suara gemuruhnya akan menenggelamkan jeritan hatinya. Tapi ironisnya, semakin ia bergantung pada hujan, semakin ia tenggelam dalam kesendirian. Di mata orang-orang, Eunha hanyalah seorang gadis pendiam biasa. Tapi bagi dirinya sendiri, ia merupakan 'alien' yang terdampar di tengah lautan manusia, berpura-pura menjadi bagian dari hiruk-pikuk dunia yang terasa begitu asing untuknya. Ia menjalani perannya sebagai 'alien' yang berusaha menyatu dengan mereka-tersenyum ketika mereka tersenyum, tertawa saat mereka tertawa, meskipun dalam hatinya ada kehampaan yang tak terlukiskan. Namun, seiring bertambahnya luka yang ia simpan, semakin dirinya kehilangan arah. Siapa sebenarnya dirinya? Untuk apa ia terus bertahan? Hingga suatu hari, seseorang yang tak terduga datang, seseorang yang tidak tertipu oleh hujan yang selama ini menjadi tamengnya. Akankah dia bisa membantu Eunha menemukan tempat di mana ia bisa tertawa dengan lega? Ataukah ia akan terus menjadi sosok yang hilang dalam hujan-terlihat, tapi tak pernah benar-benar ada? Inspired by : The Rosè - She's in The Rain
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) by Erchill112
12 parts Ongoing
Bianca, Erick, dan Ryan terlempar ke dalam sesuatu yang bukan dunia-bukan pula mimpi. Sebuah limbo. Tempat di mana realitas tak lagi punya bentuk, dan logika dibungkam oleh kekacauan. Di sana, waktu berjalan tanpa arah. Langit berubah warna sesuka hati, tanah bisa menghilang di bawah kaki, dan udara terasa seperti bisikan ketakutan yang berulang-terus, dan terus. Mereka tidak tahu dari mana semua ini bermula. Yang mereka tahu, sesuatu sedang mengejar. Selalu. Tidak pernah jauh. Sesuatu yang tidak memiliki wajah, tapi membawa kegelapan yang bisa mencuri isi dada manusia. Setiap langkah membawa mereka lebih dalam, ke dalam lorong-lorong hampa, ke ruang yang berbisik, ke tempat di mana tragedi adalah matahari yang terbit setiap pagi. Jantung mereka berdetak seperti genderang perang, darah berdegup kencang tanpa sebab, dan pelan-pelan, rasa cemas berubah menjadi putus asa-menyusup ke tulang, menguasai jiwa yang letih untuk terus melawan. Mereka mencari jalan keluar. Terus berjalan meski mata tak sanggup lagi membedakan kenyataan dari ilusi. Petunjuk demi petunjuk muncul dalam bentuk yang ganjil: lukisan berdarah, suara anak kecil menangis, jam yang berputar mundur. Dan perlahan, mereka mulai menyadari-dunia ini bukan hanya tempat, tapi cermin retak dari kebenaran yang tak pernah mereka sangka. Apa yang mereka temukan bukan penyelamatan, melainkan jawaban. Dan seperti semua jawaban dalam mimpi buruk, ia datang dengan harga: luka yang tak pernah bisa disembuhkan. Ini bukan sekadar kisah tentang bertahan hidup. Ini adalah kenangan yang tertanam, membekas, menoreh, membuat mereka mengerti satu hal: Beberapa pintu, tidak pernah seharusnya dibuka. ( REVISI SETELAH TAMAT :))
NOESIS [END] by Reisen_San
21 parts Complete
Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =
You may also like
Slide 1 of 10
Walau Kau Tak Bernafas Lagi: Rahasia Dan Perlindungan cover
Kumpulan Cerita Horor cover
THE APPLE OF MY EYE (JENLISA) cover
She's In The Rain; Jung Eunha cover
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) cover
Rumah Dan Teman? [END] cover
NOESIS [END] cover
The Starborn [97 Line] | NEW cover
Past Recording [48] | End cover
THE 8th MEMBER! [HORROR] cover

Walau Kau Tak Bernafas Lagi: Rahasia Dan Perlindungan

16 parts Complete

Dia yang telah meninggalkanku dengan tragis, kini kembali lagi untuk menemani dan memeluku dalam kesepian. Hingga akhirnya, ia memberi tahu alasan sebenarnya ia datang lagi. Betewe ini ngetiknya pake hape, jadi kalo banyak typo merajalela mohon maklumi beta. Ps: cerita hanya imajinasi author semata. Mungkin ada sesuatu yang tidak seperti realitanya. Author baru belajar menulis jadi butuh dukungan dan juga saran. Misalnya masih banyak kesalahan disini, author akan belajar terus dan memperbaiki kesalahan di cerita-cerita yang akan datang. Karena author percaya segala sesuatu butuh proses. Dari yang payah bakal jadi hebat. Thx