Look Out

Look Out

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 7, 2021
Rona adalah anak dari kaum Druid. Kaum pendeta dengan darah Elf mengalir di dalam nadinya, serta anugerah bersemayam dalam dirinya. Namun, memiliki anugerah tidaklah selalu indah. Setelah keberadaannya dan kaumnya ditemukan oleh orang-orang yang serakah, kehidupan Rona layaknya di neraka. Setiap harinya ia berdoa untuk mati. Namun , karena anugerah inilah ia selalu hidup dalam kesengsaraan bertubi-tubi. Dengan harapan di ujung tanduk, Rona bertemu dengan tujuh orang Pria. Mereka yang memiliki dendam serupa, menawarkan Rona sebuah kesepakatan. Kesepakatan yang menjanjikan di akhir namun, merugikan dirinya di awal. Ia menyetujuinya , dengan syarat. "Setelah ini semua berakhir, kalian harus membunuhku. Dengan apapun caranya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA (TERBIT)
  • Goodbye Alaska [END]
  • This Is Love? [ ✔ ]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • The Cupu Is A Doll

(PART MASIH LENGKAP!) Kembali ke masalalu.... Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya. Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya. Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu. *** "Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang." "Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga." "Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!" "Kalian pembunuh!" *** "Hah, gue kembali." "Tuhan terimakasih Tuhan." "Ayen Buna tunggu kamu ya." ❒❒❒ ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI! LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA

More details
WpActionLinkContent Guidelines