Story cover for Sekelumit by asaichi_
Sekelumit
  • WpView
    Membaca 193
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 9
  • WpView
    Membaca 193
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 9
Bersambung, Awal publikasi Jun 13, 2020
Setelah seucap selamat tinggal itu, aku tidak tahu akankah takdir mempertemukan kita untuk kedua kalinya. 

Dan seandainya memang aku dan kau tidak akan pernah berjumpa lagi, semoga kelak kau temukan tulisan ini. 

Aku tidak bermaksud mengusik ingatanmu tentangku, tentang kita, tetapi setelah membaca tulisan ini setidaknya kau akan mengerti, beberapa kata yang tak sempat terucap dan rasa yang tak terungkap, dari aku perihal kamu. 

Harapanku, ketika kau bertemu dengan tulisan ini, adalah kau yang sudah berbahagia. Karena dengan siapapun, dan entah bagaimanapun, kau harus bahagia. 

Sekelumit, untukmu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Sekelumit ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#111tentangmu
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
RANNA cover
Senja merindu fajar cover
IF YOU cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
Antara Istiqlal & Katedral cover
lewat Rindu[Lengkap] cover
Y O U ! cover
kau bukan rumah cover
HATI💔 YANG TERPILIH cover
[SEULGI x IRENE] Please~ ||END cover

RANNA

23 bab Lengkap

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.