A Trip Down Memories

A Trip Down Memories

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 3, 2021
Seorang gadis membuka matanya karena sebuah suara yang sangat familiar baginya sudah terdengar. gadis itu adalah Elena Agatha Ainsley, seorang gadis blasteran yang memiliki sifat baik ,penyayang, cerewet dan blak-blakan. "yuk berangkat kampus. udah mau jam 8 nih." suara seseorang yang sangat elena sayangi. Ia adalah Pandu Candra Ainsley. Satu-satunya kakak kandung yang Ia miliki selain eyangnya. orang tua mereka telah bercerai sejak 4 tahun silam meninggalkan kedua anak mereka dengann sang eyang. Sesampainya di kampus, elena segera berlari menuju ruangan administrasi untuk menyerahkan berkasnya. Saat itu juga tubuhnya menabrak tubuh kokoh seorang lelaki. "loh apa-apaan sih, tuh kan berkas gue jatuh semua. nggak punya mata yah loh." elena memandangi laki-laki itu dan memarahinya padahal jelas-jelas dia yabg menabrak laki-laki bertampang cuek itu.. laki -laki yang ditabrak elena adalah Ewald Aldrich Keitato seseorang dengan perawakan yang tinggi dan tampan. namun sifatnya sangat cuek, dingin , irit bicara dan tidak peduli dengan keadaannya. Ewald hanya memandangi elena kemudian kembai melangkah menunggu giliran di panggil.
All Rights Reserved
#333
getaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNDER THE NIGHT'S EMBRACE || ON GOING ||
  • My Possessive Billionaire [COMPLETED]
  • Gadis Kecil Alaska [ END ]
  • Annalia (Tamat)
  • DIA ANEH
  • Changes a Lot
  • ALEXIANA
  • Alinka's Story! [Completo]
  • transmigrasi alana (END)
  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?

"Iya-iya, ini Alana udah sampai" jawab Alana dan langsung mematikan telfon dari Rasya tanpa aba-aba dan melihat jalan. BRUGHHHHHHHHH!! Semua barang Alana terjatuh. Ia tidak sengaja menabrak seorang mahasiswa yang belum pernah ia lihat sebelumnya. "Maaf, aku tadi buru-buru ga liat jalan" dengan ekspresi tengil yang selalu memberi kesan lucu pada Alana. Alana langsung mengemasi barang-barangnya. Cowok itu hanya menatap datar Alana dan langsung melanjutkan langkahnya, menganggap yang barusan itu tidak penting. "iiiih iiih apasiii itu cowo, the real kulkas berjalan anjir diam-diam wae" ujar kesal Alana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines