LIFE•LOVE

LIFE•LOVE

  • WpView
    LECTURES 293
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 26, 2020
Tersenyumlah. Tipu semua orang. Tutupi semua lukamu. Sembunyikan semua kesakitan jiwamu. Tahan semua sesak dadamu. Redam semua emosi tertahanmu. Dan juga sayukan tatapan bencimu. Sebab percuma, Mengertimu terlalu sulit untuk mereka pikirkan. Juga terlalu melelahkan untuk mereka lakukan. Tidak akan ada yang bisa memahami, kecuali diri sendiri. ***** Dia melepas kacamata yang bertengger di hidungnya dan menyimpannya di meja. Matanya mulai lelah, setelah duduk dihadapan layar dan memainkan jemarinya di atas keyboard. Senyum manis yang terukir dari bibir mungil itu memudar saat melihat tulisan yang belum selesai. Seketika dia berhenti. Berpikir sejenak. Apabila dia melanjutkan cerita itu, maka saat itu dia harus kembali merasakan kesakitan yang telah dia obati setelah sekian lama. Kisah yang telah usai namun berakhir dengan banyak perubahan pada hidup gadis si pemilik mata sipit. Dia memijit pelipisnya. Secara perlahan dia meluapkan emosi yang tertahan. Mengingat kembali seseorang yang datang dan pergi, kepercayaan yang dikhianati serta kobohongan manis disetiap perkataan yang telah terucap. "Everything will be okay in the end. if it's not okay, it's not the end." meski dia rapuh, Key tetap mengulum senyum smirk khasnya. -Kavita Adriani- 14 June 2020
Tous Droits Réservés
#373
mantan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • HILANG [Segera Terbit]
  • SAD BOY [END]✓
  • LOVE in SILENCE
  • ZIA-IE
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • SADEWA ✔️
  • Friendzone
  • DIA (Completed)
  • Cephalotus

BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? Tak ada satu pun diantara kita yang dapat menentukan takdir hidupnya sendiri bukan? Begitu juga dengan Keynara Angeline. Selalu berusaha menutup luka yang ia alami, membangun tembok es dalam hatinya. Terbiasa diabaikan dan kehilangan membuat nya tumbuh menjadi gadis tangguh. Akankah ia harus kehilangan semua yang ia miliki? Atau justru ia sendiri yang memilih untuk hilang? Lelah dengan derita yang ia tanggung. "Kamu ga perlu nangis lagi mulai sekarang. Biar aku yang bakal ngembaliin semua yang harusnya jadi milik kamu," ucap Alrich membawa secerah harapan bagi Keynara. *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya, mohon maaf bila terdapat kesamaan tokoh, tempat, bahkan alur cerita. Semuanya itu kemungkinan karna unsur ketidaksengajaan:') Don't copas my story:') Cover Designed By : @RsyHnfh_985

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu