cewe menye2, gasuka silahkan pergi.
"Ayah,Bunda, aku capek,aku masuk kamar duluan,ya?"
"jangan! bersihkan mobil sana! saya dan istri saya mau pergi!"
"Tolong percaya sama aku kak,aku ga dateng ke sana"
"Bacot lo! gue ga percaya!"
"sumpah demi tuhan,aku gak tau apa apa sil"
"Bohong! gue benci sama lo, perebut!"
bentakan dan segala macam penghinaan sudah biasa menjadi makanan ku sehari-hari, fisik ku luka, begitu juga dengan mental ku.
Namaku Amara,aku gadis malang yang setiap hari nya selalu penuh dengan penderitaan, ingin melawan pun tidak bisa,aku hanyalah gadis pincang yang tidak berdaya,jujur saja,aku lelah dengan semua ini, ingin sekali aku mengakhiri hidup ini,tapi aku percaya, setelah semua penderitaan ini, skenario tuhan yang lebih indah sudah menungguku, seperti pelangi yang datang setelah badai.
jadi,mau menemaniku untuk melalui semua ini?
This story is full of puzzles, drains emotions and tears, and don't forget, this story is also filled with romance moment! don't forget to give votes and comments as a form of support, and i hope u like my story, thank you so much!
-spread love,zura.
"Lo siap sakit?"
Dengan mantap Bia menjawab, "Aku siap! Apapun itu, aku bisa hadapi semuanya. Aku yakin kamu bisa sayang sama aku. Tinggal tunggu waktu."
"Oke, gue mau jadi pacar lo."
Drabia, gadis yang kerap dipanggil Bia. Dia gadis yang sangat tergila-gila dengan salah satu cowok di SMA Cendrawana. Alvin Addison namanya.
Bia memaksa masuk ke dalam kehidupan Alvin meski ia tahu Alvin sendiri telah menyukai gadis lain.
Saking gilanya Bia mengejar Alvin, menyebabkan laki-laki itu akhirnya muak hingga terpaksa memilih menerima Bia sebagai pacarnya.
Gadis itu diberi kesempatan untuk membuat Alvin mencintainya. Tetapi, didalam perjuangannya itu tidaklah mudah. Bia harus menghadapi segala rintangan yang membuatnya harus ekstra bersabar.
Tapi, sampai kapan Bia bisa bertahan? Apakah nantinya Alvin akan luluh dan mulai mencintai Bia? Atau malah Bia lebih memilih menyerah?
⚠️Banyak kata-kata kasar bertebaran!
a teenfiction by iftitahnrrhmh__