GADIS KECIL

GADIS KECIL

  • WpView
    Reads 433
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Aku seorang gadis kecil yang dulunya selalu mendapat kebahagiaan, Namun setelah anak kecil itu datang, Kebahagiaan itu seketika hilang. Jangan pernah engkau terlalu percaya Kepada orang lain, Yang dapat membuat engkau sakit. tidak semua kebahagiaan akan berakhir kebahagiaan juga, dan tidak pula semua kesedihan akan berakhir dengan adanya kesedihan juga. ( Aqilah Putri Cinta) BEBERAPA PART ADA YANG DI PRIVATE. JADI TOLONG BUAT FOLLOW DULU KALO MAU BACA. Kalo udah baca, votenya jangan lupa. Karna itu berharga banget bagi saya:) ❗❗❗DILARANG⚠ MENGCOPY CERITA SAYA INI.❌❌❌
All Rights Reserved
#59
perhatian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • LUKA
  • It's Me (ON GOING)
  • Always Loving You
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • REGRET [END]
  • Happy Is Bulshit
  • It's So Hurtful [END]
  • LENGKARA

[ FOLLOW SEBELUM BACA 💖 ] Cobalah untuk menyelam lebih dalam:) mungkin di awal membosankan namun akan ada sesuatu yang akan membuat kalian menikmati cerita ini. " Jangan menilai seseorang dari luarnya saja. Kalau kamu gak tahu apapun. " ~~ " Aku sudah tak peduli orang lain mau membenciku. Aku tak peduli lagi gimana orang memandang aku dengan segala keburukan. " ~~ " Biarlah. Biarlah orang mau berkata apa tentangku. Aku tak akan mau lagi membuang tenaga ku untuk mereka yang tak paham. " ~~ • • • Kiara Abigail Syam. Seorang gadis 16 tahun yang tumbuh dengan lukanya. Tak ada yang pernah tahu bagaimana kondisi dirinya kecuali dirinya sendiri dan Tuhannya. Terkadang ia benci dengan dirinya sendiri yang lemah tak mampu mengungkapkan apa yang dia rasakan secara baik. Ya, mentalnya tak baik-baik saja sejak kecil. Ia dihadapkan ujian yang berat untuk anak seumur 9 tahun itu waktu kecil. Melihat pertengkaran orang tuanya dengan kekerasan yang tak seharusnya diterima anak sekecil Ara. Ini bukan kisah seorang gadis yang mengejar popularitas dan eksistensi di dunia disaat anak remaja yang lain menghabiskan masa mudanya dengan indah. Yang minta ini itu ke orangtuanya. Bukan tentang seorang gadis yang selalu menjadi kebanggaan orang tua dan orang-orang disekitarnya. Bukan juga tentang belas kasihan orang lain, karena nyatanya yang ia dapatkan adalah cacian. Ia dianggap gila. Ia sudah berusaha untuk menghilangkan trauma. Namun, orang lain tak pernah melihat dan menghargainya. Biarlah. Ia sudah muak. Ia tak akan lagi mau bersusah payah menyenangkan orang lain. Ia tak peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines