GADIS KECIL

GADIS KECIL

  • WpView
    Membaca 424
  • WpVote
    Vote 44
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Okt 7, 2020
Aku seorang gadis kecil yang dulunya selalu mendapat kebahagiaan, Namun setelah anak kecil itu datang, Kebahagiaan itu seketika hilang. Jangan pernah engkau terlalu percaya Kepada orang lain, Yang dapat membuat engkau sakit. tidak semua kebahagiaan akan berakhir kebahagiaan juga, dan tidak pula semua kesedihan akan berakhir dengan adanya kesedihan juga. ( Aqilah Putri Cinta) BEBERAPA PART ADA YANG DI PRIVATE. JADI TOLONG BUAT FOLLOW DULU KALO MAU BACA. Kalo udah baca, votenya jangan lupa. Karna itu berharga banget bagi saya:) ❗❗❗DILARANG⚠ MENGCOPY CERITA SAYA INI.❌❌❌
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#810
perhatian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Sheina (Terbit)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Nada
  • Diary Peri Keceriaan
  • LENGKARA
  • Happy Is Bulshit
  • Hanya Singgah
  • ALEA  [COMPLETED]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan