sarenja alvaro

sarenja alvaro

  • WpView
    GELESEN 54
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Fr., Jan. 1, 2021
Sungguh indah sekenario tuhan dengan memisahkan cinta antara keduanya , dengan satu hati yang merasa tersakiti dan hati lain menjaganya takut akan melukainya . Mungkin inilah akhir dari cinta sarenja dan Alvaro , bagaikan bulan dan matahari yang tidak akan pernah bersatu . Seperti cinta Dolan dan Milea yang tidak di persatukan oleh takdir menuju kehidupan masing masing untuk mengejar cinta dan kebahagiyaan abadi mereka . Sama halnya dengan sarenja dan Alvaro yang pergi menuju kehidupan mereka masing masing dengan cinta dan kenangan yang pupus akan takdir. Sarenja pergi meninggalkan kebahagiaanya dengan merelakan cintanya untuk bisa bersama mamanya ,menuju kelap kelip bintang yang terlihat indah dengan sejuta pesonanya untuk menemani bulan menerangi gelapnya bumi.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Senja Termendung
  • Pelangi sehabis hujan
  • Senja Dan Rindu
  • SUARA HATI SENJA
  • Awan Abu-Abu [END]
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Awal Pertemuan Rainah
  • STAR'SMOON
  • RE:MEMBER (END)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]

Di bawah lapisan hangat seragam putih biru kusut, Senja Gitarja, sang pahlawan bagi dirinya sendiri kini hadir di dalam gelap dinaungi serigala bertubuh tinggi besar, berseibo hitam berlapis topeng. Benar, serigala-serigala itu bagai manusia yang ia jumpai semasa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, di pagi hingga siang hari yang terhitung panjang. Dalam tundukan kepala yang penuh gelap dan rasa ketidakdilan. Pantaskah mereka yang buruk didekap kehangatan bagai tak punya rasa bersalah sama sekali? Pantaskah kesalahan seluas samudra menciut hingga tak terlihat bagai sebutir debu? Pantaskah kebaikan tertutup salju tebal lalu hilang entah kemana sebab buah hasut-menghasut para bedebah? Pantaskah kami, para manusia-manusia yang hanya punya pendirian diri tak disanjung sama sekali oleh dunia? Lalu pantaskah mereka yang tangannya kotor bak membunuh temannya sendiri di hutan belantara yang gelap dan sedikit udara, bermain dengan kehangatan yang kami impi-impikan? Berapa banyak manusia yang akan kau samakan nasibnya sama seperti kita-kita ini, bedebah? 2 bulan menuju kelulusan ialah bulan-bulan kami para 'yang disingkirkan' untuk menikmati api panas yang dicipta oleh mereka. Tolong, bertahan sebentar untuk ini, 6 kawanku. Kelak di hari kelulusan tiba kita berlomba-lomba jadi juara berpredikat orang paling bahagia di dunia.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien