Lazy girl

Lazy girl

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hai, nama gue Geysha Anando. Gue akan cerita tentang kisah hidup gue. Tentang keluarga gue, Tentang teman gue, Dan kisah perjalanan hidup gue melawan rasa 'malas'. *** "Gue cuma bisa usaha dan doa, selain itu gue serahin sama tuhan." Yap, itu perkataan gue setiap ada seseorang yang mengatakan, "Cewek kok malas" "Dasar pemalas" "Anak manja" "Dasar anak gak pernah di ajarin mandiri" Telinga gue panas, perut gue mual, kepala gue pusing. Ini bukan karena penyakit tapi karena perkataan mereka yang menjijikan. Gue cuma bisa bilang, "Ini bukan urusan lo semua!" HI GUYS! INI CERITA PERTAMA GUE, JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA!!GUE BUTUH SUPPORT DAN SARAN DARI LO SEMUA. HAPPY READING GUYS!!!
All Rights Reserved
#13
lazygirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Taken Slowly
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • STAY (COMPLETED)
  • My Icy Girl (COMPLETED)
  • I Love with cupu | COMPLETED
  • Last Love (COMPLETED)
  • Between Us || gxg (End)
  • Sebuah Rasa
  • TWINS (GxG)

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines