We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Proses untuk pulih

Proses untuk pulih

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Menepi bila lelah, tetapi jangan pernah menyerah. Semua pasti ada jalan keluarnya, semua pasti akan selesai dan berlalu, kuatkan hatimu dan bangkitlah. ucapkan mantra yang kau punya, ucapkan kata-kata yang menguatkan namun tidak membuatmu lemah. Percayalah, akan ada waktunya kau bahagia dan melupakan semua masalah.
All Rights Reserved
#12
mencintaidirisendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • AKSARA LARA(END)
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • TAK BERSAMBUT
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • The Kidnapper

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines