Am I A Queen?
  • WpView
    Reads 344
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2020
Aku orang biasa. Tidak punya harta. Tak pula bertahta, apalagi untuk berilmu dunia. Nasibku tak sebaik anak burung yang dapat menetas dengan baik di sangkarnya. Dan tak seberuntung obama si orang biasa yang bisa menjadi tokoh dunia. Aku akui statusku hanyalah si rakyat jelata penunggu keajaiban tuhan-Nya. Tapi siapa sangka si rakyat yang sukses tamat SMA ini punya keajaiban dunia yang menjadi khayalan bagi para manusia? Penasaran? Hah? Apa? Gak? Yakin gak pengin tahu? BENERAN GAK MAU?! Ya udahlah, sana pergi. Gak kasihan apa sama si rakyat ini? Sekian lah, terimakasih 😤
All Rights Reserved
#48
tanggungjawab
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Roos
  • Royal Magic : Héritiers Magiques
  • AMORA CALLISTA IFRYA ✓
  • Save and Protect
  • Ini Rumah Kita : BBB FANFIC
  • SAGARANTA [On Going]
  • Terpesona Antara Noda dan Dosa
  • Surga yang Harus ku jaga
  • Protagonist? Ewh [Completed]
  • Twinblossom
Roos

"Tolong jadikan aku rakyat biasa." Perkataan dari anak perempuan itu membuat satu aula terdiam. "Tapi kau berada di nomor dua puluh empat dari tahta," ucap kaisar yang juga kakeknya. "Benar, kau putri satu-satunya kekaisaran," jelas raja tak terima, jangan lupakan dia adalah pamannya. Semua orang menatapnya tajam, bahkan ayahnya sudah ingin memitesnya seperti kutu. "Tapi aku mau bebas," bantah gadis itu lagi, bahkan dahinya sudah berlapis-lapis. "Baik kau akan menjadi putri mahkota dari sepupu pertamamu," titah kakeknya dengan ucapan santai yang ditulis oleh kasim. Oh jangan lupakan ucapannya adalah hukum!

More details
WpActionLinkContent Guidelines