"Lo gak akan ngerti, jun. Ini susah buat gue, lo lebih baik diam, semakin banyak lo tau, gue semakin terlihat lemah dimata lo" ujar jean.
"even a superhero can still be a loser, kata siapa lo gaboleh terlihat lemah?" timpal jun
Jean alanna, biasa dipanggil jean, gadis yang memiliki perawakan imut, kulit kuning langsat dengan mata berbentuk monolid, hidung kecil, tingginya hanya 156 cm, tidak ada yang spesial, bukan perawakan artis, satu lagi, kantong matanya besar.
Baginya pertemuan dengan seorang cowok dengan cara unik itu sudah biasa, jean terbiasa ceroboh dan cuek dengan sekitarnya, satu dua kesalahan hanya ditimpalkan dengan ucapan maaf dan gurauan, tidak banyak ekspresi yang ditutupinya. Namun sepertinya ini pertama kalinya untuk seorang cowok yang kerap disapa jun.
Andrian juan, bukan tipikal cowok cool kampus yang sering dipuja puja banyak wanita, bukan juga pejabat BEM atau himpunan, hanya seorang cowok yang gemar nongkrong dengan teman temannya sambil mengerjakan tugas, sesekali touring, dan gemar mengabadikan memori disekitarnya. Namun sebaliknya, jun memiliki banyak hal yang ia sembunyikan, nampaknya perkenalan unik ini pertama kali untuk jun.
Awal yang tak disengaja, kemudian menyelamatkan perahu yang selama ini terdampar di tengah lautan, perlahan ketepian.
kalula Maheswari. yang telah berganti nama menjadi kalula jeana. seorang gadis yang selalu menggenggam kata bahwa "seorang wanita yang hidupnya berantakan, tidak akan pernah bisa bahagia. dan tidak akan pernah mendapatkan cinta." ternyata malah di pertemukan dengan laki laki bernama Raden rangga Juana Artha. laki laki dingin yang mampu membuat jea melepas kata itu, dan merubahnya menjadi "seorang wanita yang hidupnya berantakan juga layak untuk bahagia dan di cintai.
perjalanan cinta dari mulai SMA hingga setelah lulus
"Lo SUKA!kan sama gue?" tanya nya sambil menunjuk wajah yang memandangnya sambil menunduk karna tubuh jea yang kecil dan pendek
"iya" jawabnya. jea membelalakkan matanya mendengar kata 'iya' keluar dari bibirnya
"l-lo bohong!" ucap jea dengan kesal. dia menatik tangan jea dan membawa jea ke dalam pelukannya
"gua, suka sama lu. jea" ucapnya dengan terus terang
-play sahabat jadi cinta