Tabarruj

Tabarruj

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2020
"Untuk siapa engkau berhias? 💄" ••• Muslimat bisa menjadi salah satu definisi dari keindahan ciptaan Rabb semesta alam, sedangkan keindahan sudah semestinya berbanding lurus dengan kehormatan. Sudah menjadi fitrah wanita untuk selalu bisa tampil menawan. Begitu juga sudah menjadi fitrah manusia mendambakan pujian, terlebih seorang wanita, banyak dari mereka yang mengidamkan pujian atas penampilannya, harapan atas sapaan "cantik" tersemat pada dirinya, menjadikan kebanyakan kaum wanita terpeleset pada ajakan setan untuk ikut serta menjadi sajian mata liar kaum lelaki, wal i'yadzu billah. Buku ini merupakan karya Syaikh Ibnu Baz rahimahullaah, sebagai panduan untuk membentuk sikap kaum Muslimin, khususnya kaum Muslimat agar tidak melampaui batasan yang telah dibakukan oleh syariat perihal berhias diri, dan terdapat pula pembahasan terkait pandangan syariat mengenai hukum keikutsertaan wanita dalam dunia pekerjaan bersama kaum lelaki. - Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz - #PustakaImamBonjol📑
(CC) Attribution-NoDerivs
#662
islam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMENANJUNG TAKDIR
  • GIRLS [END]
  • Annam Al Abbiyan
  • Inspiration Story Of Muslimah
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]
  • Engkau, Imamku
  • Satuan Takdir
  • Do'a di Sujud Terakhir

📎Untuk teman-teman yang membaca cerita Semenanjung Takdir, dimohon untuk jangan membandingkan ini dengan kejadian in real life yaaa... Karena ini hanya sebuah cerita fiksi belaka. Semua orang tentu pernah merasakan rasa kecewa. Rasa kecewa itu tak memandang profesi, usia, jabatan, gender dan lain sebagainya. Rasa kecewa juga bisa dialami oleh seorang pemimpin seperti Lettu Fatih Al Arzan. Seorang Letnan muda yang memiliki sifat yang tegas dan juga berwibawa. "Jangan libatkan cinta ketika melaksanakan tugas !" Seruan yang sering Fatih berikan kepada para anak buahnya. Namun, perkataannya itu justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Semua itu berawal dari tugas yang melibatkan Fatih untuk pergi ke Semenanjung Sinai Dimana ia bertemu dengan seorang gadis yang bisa memikat hatinya. Ghaziya Zayda Az zhafir, seorang gadis cantik nan baik yang bisa meluluhkan hati seorang Lettu Fatih yang terkenal tegas. Mendapatkan Ziya merupakan sebuah tantangan bagi Fatih. Dimana ia harus terlebih dahulu meluluhkan hati ayah Ziya yang juga terkenal cukup galak dan tegas sebagai Letnan Jenderal di persatuan Kostrad. Arti nama mereka adalah bukti bahwa mereka sanggup dalam menerpa seluruh rintangan yang akan mereka hadapi. Semenanjung Sinai adalah saksi bisu kisah cinta mereka dimulai, dimana 2 insan dengan arti nama 'Penakluk' dan 'Pejuang' di pertemukan di tempat yang tak terduga itu. ⚠️INI ADALAH CERITA MURNI DARI PENULIS,⚠️ ⚠️Jika ada latar, nama tokoh dan scene yang mirip dengan cerita lain, mohon jangan langsung suudzon yaa.. ini cerita berasal murni dari penulis, TIDAK MENJIPLAK atau TIDAK MENCONTEK karya orang lain⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines