Story cover for Seperti Tulang  by morphcaine
Seperti Tulang
  • WpView
    LECTURES 57
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 57
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement juin 14, 2020
[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!]

Ia yang pandai menyembunyikan perasaan terpuruk nya, hingga terkadang hatinya sulit membedakan mana suka dan duka karena sudah terbiasa sepi. Gadis kecil yang berlayar sendiri tanpa ada yang mengajari. Wajahnya nampak selalu dengan raut kesedihan. 

Tawanya menghilang bahkan di saat tubuh dan jiwanya masih belum mengenal seperti apa dunia yang ada di sana. Dia seorang penipu yang amat mahir- yang membuat senyum palsu di depan banyak orang. Sehingga orang-orang diluar sana tak pernah lagi bertanya tentang keadaannya yang tak apa. 

Sekarang semua lukanya tidak sepenuhnya pernah sembuh. Karena luka di dalam lubuk hatinya seperti tulang yang patah- dan tumbuh tidak pernah sempurna.


Copyright ©2023
By : morphcaine
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Seperti Tulang à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#199manis
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Menyerah atau Bertahan? cover
Let Me Love You Longer cover
HILANG [Segera Terbit] cover
Senja Terakhir Semesta✔️ cover
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
I'm not perfect [END] cover
THIS IS ME, KEIRA [TAMAT] cover
GOODBYE AND HELLO cover
MISSHELLA ✔ cover
HIDDEN I (The End) cover

Menyerah atau Bertahan?

5 chapitres En cours d'écriture

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^