NOT WITH YOU! [END✔️]

NOT WITH YOU! [END✔️]

  • WpView
    Reads 1,227
  • WpVote
    Votes 373
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehilangan selalu mengajarkan kita bagaimana cara mengikhlaskan, ada yang ikhlas atau merasa tidak bisa. Entah menghadirkan pelangi setelah hujan, atau pun menghadirkan badai di saat hujan belum usai. Terkadang pengganti yang pergi tidak selalu menyenangkan, tidak selalu juga membahagiakan, atau mungkin itu karena perasaan yang berat melepaskan dan mencoba melupakan namun tidak berhasil juga. Tidak berdaya, tidak bisa berbuat apa-apa, semuanya susah untuk di lupakan begitu saja, karena terkadang hati membutuhkan waktu lama untuk menerima kehadiran orang baru, karena melupakan orang yang sudah lama bertahta menduduki hati dalam diri itu seperti mempunyai kekuatan sendiri, seolah magnet yang mampu menarik diri ini. siang berganti malam, namun tetap tidak dapat dilupakan, bertahun-tahun memendam perasaan, namun takdir memberikan jawaban yang jauh dari apa yang dibayangkan. untukmu yang sempat hadir, dan kini pergi tanpa permisi, tolong kembalikan separuh hatiku yang sempat kau curi, kembalikan pada tempat yang seharusnya ia berdiam diri, tanpa campur tangan dirimu yang hanya ingin mengusik diri.
All Rights Reserved
#17
writingmarathonancalakplimantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHOSTING [TAMAT]
  • 💞 CintaKu Tak Terbatas 💞 ✔ (Belum Di Revisi)
  • MY BEST MISTAKE
  • Betrayal Of Love (SlowUp)
  • EPIPHANY
  • Cinta Salah
  • Kita Sembuh Bareng?
  • KHALILA AND OTHERS
  • MISSHELLA ✔
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)

#1 Sadgurl [24/7/20] #1 49days [24/7/20] #1 Dwc [24/7/20] #3 49dayschallange [24/7/20] #4 Fiksi Remaja [24/7/20] #23 Nyaman [24/7/20] #24 Fakboy [24/7/20] Untuk yang selalu singgah tapi tak pernah sungguh. Untuk yang disayang tapi berujung meninggalkan. Untuk bahagia tapi berakhir luka. Kenapa harus yang manis-manis dulu, baru menangis-nangis kemudian? Jawabannya, karena sebagian besar proses pendewasaan, berasal dari luka. Namun, setidaknya beri dulu penjelasan sebelum menghilang. Harusnya tidak memberi harapan bila tak selamanya bisa tinggal. Jangan mencoba meluluhkan hati bila akhirnya harus pergi. -Start publish : 20 Juli 2020 -End : - ⚠ 𝐏𝐢𝐜𝐭 𝐝𝐢𝐚𝐦𝐛𝐢𝐥 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫𝐞𝐬𝐭. 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐝𝐚 𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐢𝐩𝐥𝐚𝐤, 𝐩𝐥𝐚𝐠𝐢𝐚𝐭, 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢𝐧𝐲𝐚. 𝐊𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐠𝐚𝐦𝐛𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫𝐞𝐬𝐭.

More details
WpActionLinkContent Guidelines