Girl Sadness

Girl Sadness

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Kehangatan dan kasih sayang dari orang tua yang Miza selalu harapkan, mengharap peluk kasih sayang seorang ibu, elusan lembut tangan ibu, dan kehadiran seorang ayah di hidupnya. Semua itu hanya khayal, dan ia yakin tak akan pernah di didapat, menurut Miza, seluruh hidupnya adalah kesedihan kesedihan dan kesedihan. Hingga suatu ketika pertemuan yang tak terduga membawanya naik dari jurang keterpurukan. Seiring berjalannya waktu, ia tak lagi bertumpu pada kesedihan. Mencoba membuka lembaran yang baru, lembaran yang bersih. Satu demi satu semua terkuak, hingga pada akhirnya, kejutan tak terduga yang di beri Tuhan untuknya, merubah segalanya. Namun, yang ada hanyalah kepercumaan. Start publish: 15 Juni 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Back For Me (Completed)
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • Azila dan Rahasia
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • AIR MATA LERA 💦 [ SUDAH TERBIT ]
  • We Are Best Friend! [ Telah Terbit ]
  • Forever With You
  • 1. Dia, Arsen!!
  • DHIRENDRA (LENGKAP)

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines