Ini Cerita Kita

Ini Cerita Kita

  • WpView
    Reads 13,452
  • WpVote
    Votes 768
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 14, 2023
Inilah masa SMA Gio, Clara, Bagas, dan Icha. Menyenangkan namun sedikit luka. Mereka bertemu untuk sama-sama mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan malang yang mengisi pikirannya seperti cita-cita dan masa depan. Tentang kebersamaan masa SMK yang mengubah pandangan mereka tentang keluarga, cinta dan persahabatan. Jadi mari berkelana bersama keempat remaja ini dan temukan bagian diri kamu dari mereka. Sampai jumpa.
All Rights Reserved
#23
17tahun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside of You
  • LANGIT SENJA DI ATAS GEDUNG TUA
  • Sepasang Sepatu #End
  • Starting From The Enemy | Bara
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Paguyuban lima sekawan✔️
  • KESAYANGAN RAKHA
  • GIOVA 1
  • Lebih dari Teman [✔️]
  • Dia Adalah Kakak Kelasku

[Completed] My 1st story Masa putih abu-abu. Kata sebagian orang masa putih abu-abu adalah masa yang paling menyenangkan. Terutama jika berkaitan dengan masalah hati. Tak dipungkiri jika setiap makhluk Tuhan mendambakan cinta. Berharap menemukan tambatan hatinya di masa SMA. Hal ini dirasakan juga oleh gadis berusia 15 tahun bernama Kayla. Kayla Krisan Bennett, siswi kelas XI-IPS 2 SMA Krida. Kayla mencintai teman satu sekolahnya dari pertama kali menjajakkan kakinya di SMA. Namun, apa jadinya jika sosok lelaki yang di dambakannya adalah seseorang yang jauh dari kata sempurna. Dari segi wajah tidak perlu diragukan lagi, seratus persen sempurna. Bahkan bisa dikatakan dia laki-laki yang memiliki pengagum terbanyak untuk status siswa di SMA Krida. Bisakah apa yang Kayla imajinasikan selama ini menjadi kenyataan? Beberapa part di private Cover by @palitex End 10 Juli 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines