Story cover for NezAva by khrnns_t
NezAva
  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 15, 2020
Seorang wanita bernama Ava begitu terbuka pada calon tunangannya, Neza. Tapi Neza sangat berat untuk terbuka pada Ava. 

Neza mencintai Ava. Sangat. 

Tapi ketakutan akan cintanya pada Ava yang menahannya untuk bercerita tentang masa lalunya.

Neza pikir masa lalunya bisa membuat Ava pergi karena traumanya pada semua pria yang menyakiti dulu. Dan Neza tidak ingin hal itu terjadi. 

Sedangkan Ava sama sekali tidak keberatan akan seburuk apa pun Neza di masa lalu.

Neza tidak bisa jujur pada Ava. Dan Ava tidak bisa membuat Neza jujur padanya.

Ava terus berada pada fase di mana bertahan sulit dan melepaskan,,, hati juga enggan.

Apa mereka bisa menangani masalah yang tak berujung tersebut? 

Ava dan Neza berusaha menenukan titik terang dari hubungan mereka dalam cerita ini.
All Rights Reserved
Sign up to add NezAva to your library and receive updates
or
#35ava
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Possesive Playboy cover
-CANTIKA- [COMPLETED] cover
Serpihan Kaca [COMPLETED] cover
Hiraeth'n cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
PACARNYA BOO (Sudah Terbit) cover
Mahanaga Wiratama cover
DRABIA [END] cover
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
Still You [END] cover

Possesive Playboy

90 parts Complete

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."