MASHAOL

MASHAOL

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Orang orang bilang, luka itu membekas. Seperti masa lalu yang kelam dan tidak bisa dihilangkan. Masa lalu itu sama seperti penyakit fisik lainnya. Jika dia diobati, akan menggerogoti tubuh. Jika tidak diobati, akan membuat luka baru lainnya. Banyak orang yang berharap bisa menghilangkan masa terburuknya. Ingin melupakan masa masa terhitam mereka, kekecewaan karena masa lalu yang tidak bisa melawan. Dampaknya, akan menyakiti orang lain yang berada disekitarnya, yang datang untuk menghilangkan sedikit rasa sakit yang mereka rasakan. Pada akhirnya... Semua orang itu menyedihkan. Menyakiti orang yang sudah menjadi bagian dalam hidupnya. Dibenci, dicaci maki, tidak dihargai. Itulah yang mereka rasakan saat semua orang tidak memperdulikannya. Manusia itu seperti tumbuhan. Dirawat sepenuh hati hingga besar, dan disingkirkan begitu saja jika sudah layu. Masa lalu itu akan jalan mengikuti alunan musik, dan hidup yang mereka hadapi. - Caslissa Auristela - {encha_kezia}
All Rights Reserved
#507
rival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • THAKSA
  • Cuaca
  • AYUSHITA [END]
  • CHAVANDA (End)
  • IGNIS
  • Angkasa
  • Hidden Heart [END]
  • Love Or Hate(End)
  • Arsen dan Fluorine ✔

Memandang dunia itu sebenarnya menyenangkan bila tak tau apa yang ada di dalamnya.. Berharap kebahagiaan akan terpancar disana Berharap semua akan baik baik saja Berharap dunia akan berperilaku baik Itu pandangan ku, seorang AMANDA KEYLI AUREL, Gadis yang tak segan kembali kemasa lalu hanya karena kerinduan yang terus menghantui ku. aku ingin membuka lembaran baru dalam hidupku, namun seakan masa lalu itu enggan pergi dari hidup ini. Aku berpikir akan baik saja dengan menjalani ini semua, berharap masa lalu itu akan musnah dengan sendirinya ketika aku kembali ke tanah kelahiran ku, berharap mama akan memandang ku lagi, berharap kakak ku akan memeluk ku lagi, dan berharap dia akan sama seperti dulu... Namun itu hanya sebuah harapan, kau tau apa yang kita harapkan dari sebuah Kata 'HARAPAN'. Karena diri sendiri lah yang mengharapkannya, diri sendiri lah yanng membentuknya. Harapan ku seakan terbelenggu di dalam kabut abu abu, kadang hilang di bawa angin, dan terkadang jatuh kejurang yang dalam. Dan apa yang harus aku harapkan dari makhluk tuhan yang berwujud Manusia.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines