Jalan Hijrah Sang Pendosa

Jalan Hijrah Sang Pendosa

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
Deris, Seorang Bandar Narkotika yang sudah pengalaman didunia malam bertemu dengan seorang gadis berhijab yang ditabrak nya, yang membawa perubahan pada dirinya. Ia memutuskan berhijrah menjadi lebih baik setelah mendapatkan hidayah menjadi seorang Muslim sejati. Namun jalan hijrah nya tidak semulus perkiraan nya. Banyaknya rintangan yang harus ia lewati hampir membuatnya berhenti ditengah jalan. Lalu bagaimana ia bangkit dari keterpurukan nya? dan bagaimana akhir kisah cinta nya dengan sang gadis?
All Rights Reserved
#11
darasalsa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • Pertemuan Dibalik Skenario Takdir Allah
  • Luka dan Obatnya
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • 07.37 Saat Aku Kehilanganmu
  • imam terbaik ku (tamat) REVISI
  • Muhasabah cinta (COMPLETED)
  • Cinta di Sepertiga Malam Terakhir [END]
  • Love of eternity

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines