Mosha
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
Berada di posisi dimana Tuhan akan mematahkan hatimu untuk sesuatu yang tidak akan kamu ketahui, pasti rasanya akan begitu sakit. Tapi percayalah Tuhan bukan dengan sengaja mematahkannya, tapi Dia tahu kamu tidak akan pernah sepadan dengan dia. Kisah ini akan membawa dua hati yang sedang berusaha untuk bertahan dalam kesakitan mereka karena pertentangan. Akankah mereka berhasil melewati pertentangan itu atau malah harus menyerah dengan takdir ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Debt of Desire (END)
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Simbiosis Mutualisme
  • Still Love You (End)
  • MANUSIA BATU (HIATUS)
  • MEMBUKA LEMBARAN BARU
  • HIRAETH ARFA
  • SCHICKSAL
  • Beauty With The Qur'an [ON GOING]

Oleh cinta yang tak diundang, mereka dipertemukan dalam hutang, kekuasaan, dan ambisi yang membakar. Ayla Payne tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah drastis hanya dalam satu malam. Setelah kematian orang tuanya, Ayla berjuang sendiri untuk melanjutkan hidup-menyelesaikan kuliahnya, bertahan hidup, dan melunasi hutang keluarganya sedikit demi sedikit. Namun semua perjuangan itu seolah tak berarti saat dia dihadapkan langsung dengan Daryl Caldwell, CEO muda dari Caldwell Corporation, yang datang membawa tagihan masa lalu keluarganya. Dengan tatapan dingin dan sikap dominan, Daryl menyampaikan satu kenyataan yang tak bisa Ayla tolak: hutang keluarga Payne pada perusahaannya mencapai jumlah fantastis-dan Ayla adalah satu-satunya yang tersisa untuk membayar semuanya. Tapi Daryl tidak menginginkan uang... setidaknya, tidak dalam bentuk biasa. Sebagai gantinya, ia menawarkan kesepakatan tak lazim. Sebuah kontrak yang menyeret Ayla masuk ke dalam hidupnya-penuh kendali, batas-batas tak kasat mata, dan dinamika hubungan yang rumit antara kekuasaan dan emosi. Daryl mengklaim Ayla sebagai miliknya. Bukan karena cinta. Tapi karena tanggung jawab... atau itulah yang ia yakini di awal. Namun di balik kekakuan Daryl, ada luka masa lalu yang dalam. Dan di balik keberanian Ayla, ada hati yang terus berusaha bertahan. Saat kebersamaan memaksa keduanya membuka diri, pertanyaan terbesar pun muncul: Apakah keterikatan yang tumbuh dari keterpaksaan bisa berubah menjadi cinta yang sesungguhnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines