Breath Home

Breath Home

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 17, 2020
Jika rumah adalah tempat pulang yang paling nyaman, bagi Nadira Andara rumah adalah tempat yang paling ribut dan juga gaduh. Jika rumah adalah tempat istirahat nan tenang, bagi penyuka langit jingga itu rumah adalah tempat yang harus ia hindari untuk berdiam. Tidak semua rumah tenang. Tidak semua rumah memberi rasa aman. Gadis itu punya "rumah" Gadis itu punya segala sesuatu yang nyaris lengkap. Tapi tidak satu hal, sesuatu yang mereka sebut "bahagia"
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Kesedihan [SELESAI]
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • AIRA [On Going]
  • LUKA
  • Sejenak Luka
  • ANGEL (END)
  • Dear of Natasya

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido