Be My Priest

Be My Priest

  • WpView
    LECTURAS 140
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 23, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Raf, gue suka sama lo!" ujar Ara penuh penekaan kepada Rafan. "Maaf, saya sudah dijodohkan dengan wanita pilihan orangtua saya," ujar Rafan tegas dan berjalan meninggalkan Ara. -------- Ara harus dihadapkan dengan masalah percintaan yang rumit. Menyukai seorang Rafan yang sangat berbanding balik dengan kehidupannya. Jika Rafan sibuk menghafalkan ayat Al Qur'an justru Ara sibuk dengan kegiatan clubbingnya. Disaat Rafan sibuk melantunkan sholawat nabi, justru Ara sibuk menghamburkan uangnya secara cuma-cuma. Kehidupan mereka memang sangat berbanding balik. Lalu setelah menyadari perasaannya pada Rafan ternyata semuanya tidak semudah yang Ara pikirkan. Rafan sudah dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Lalu apa yang harus Ara lakukan? Berjuang atau melepaskan?
Todos los derechos reservados
#7
rafan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • tentang sebuah rasa
  • ArKa (End)
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • DIKANESHA
  • Tentang Ara✧ ཻུ۪۪ [Dalam Tahap Revisi]
  • Aku dan Dia Ta'aruf?!✔
  • Perjodohan Tak Terduga
  • ISTRI GEN -Z
  • Keputusan (SELESAI)

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido