Mereka tertatih, merangkak, lalu tertatih lagi,
menangisi kejamnya takdir berjalan, merasakan
seberapa pahitnya kenyataan, dan menerima kekalahan bahkan sebelum berdiri tegak melakukan perlawanan. Karena mereka hanyalah nada tanpa irama, hanya kue ulang tahun tanpa lilin, dan biola tanpa tuan.
Patah, mereka adalah sayap-sayap patah yang memimpikan terbang bebas di awan.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Setelah kehilangan, mereka bukan hanya kehilangan satu jiwa, tapi juga kehilangan satu sama lain. Kini, mereka bertahan di reruntuhan cinta yang pernah utuh - mencari cara untuk sembuh, atau benar-benar hancur.