mencintai tidak harus memiliki

mencintai tidak harus memiliki

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Tagsaneh
" Bit ....., " " Aku pamit ya ,jaga diri kamu baik-baik Bit....," " Aku juga minta maaf karena udah bohong kamu tentang perasaan kamu , maafin aku yang punya banyak salah sama kamu Bit , semoga kita bisa bertemu di lain waktu ya ..., " ucap Wildan sambil menatap Handphone yang dia pegang dengan tatapan sendu . Sedangkan Sabit tidak bisa menahan tangisnya yang semakin menjadi jadi karena membaca pesan Instagram dari orang yang di cintai-nya , Wildan. Apakah Wildan yang aku cintai akan kembali? jika dia akan kembali berapa lamakah aku harus menunggu? Apakah aku bisa bertahan dengan keadaan seperti ini? atau kah aku akan pergi jauh hanya untuk menenangkan hati dan pikiran ku. Begitulah pertanyaan - pertanyaan yang ada dalam dalam hatinya tidak tega melihat Sabit seperti itu Alena pun langsung memeluk tubuh mungilnya dengan sangat erat . " Sabar Bit...semua akan indah pada waktunya , mungkin ini ujian dari Allah untuk kamu supaya tetap sabar dan ikhlas menjalani semuanya ," ucap Alena yang tidak tega " Tapi mau sampai kapan... Hiks...kanapa dia jahat banget sama aku Na ,kenapa?... Hiks ... dia jahat udah bohongin aku dia jahat Na... Hiks ..." ucap Sabit sambil menangis " Bit... dengerin aku , kalo kamu sama Wildan emang udah jodoh dia akan balik lagi kok sama kamu, Bit ... di sini bukan cuman kamu yang kehilangan tapi semuanya , Bit ...dan aku mohon kamu jangan kayak gini ,kamu harus pikirin diri kamu sendiri . Aku yakin kalo emang udah jodoh nya nggak akan kemana." " Tapi mau sampai kapan ,Na? Udah 3 tahun aku suka sama dia ,tapi apa yang lakukan itu nyakitin hati aku , aku pengen lupain dia tapi kenapa dia selalu datang saat aku mau lupain dia? Kenapa Na? Aku udah nggak tahan hidup kayak gini , aku nggak kuat ." Jelas Sabit
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disguise... [END]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • [END] My First Love Lived Next Door
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Belia & Keandra (END)
  • TENTANG SEPASANG
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia

[Cerita kedua yang Saki buat di Wattpad, tahun 2014, masih sangat belajar waktu itu. Maka dari itu maaf kalau alay dan gaje. Manusia hidup nggak langsung dewasa, kan?] 😂😂😂 "Jangan sampai lo jatuh cinta sama gue." Zia menoleh tidak percaya, menghadap Ardi yang kini asik duduk santai di tempat tidurnya. "Hah! Tenang saja! Gue nggak akan jatuh cinta sama lo, kok! Idih kepedean banget sih jadi orang?" Cibir Zia kesal. Kok bisa-bisanya ada mahluk sepercaya diri itu. "Bukan gitu, makanya kalau orang lagi ngomong dengerin dulu sampe selesai. Maksud gue, gue nggak akan bilang hal kayak yang tadi gue bilang itu. Gue nggak bakal ngelarang lo jatuh cinta sama gue. Ya secara gitu banyak cewek di luar sana yang ngelihat gue aja mereka langsung jatuh cinta. Masa iya gue ngelarang istri gue sendiri jatuh cinta sama gue, ya nggak? Jadi kalau lo cinta sama gue duluan bilang aja, mungkin bakal gue pertimbangkan..." Timpal pria itu tanpa beban. Reaksi Zia? Jangan ditanya, gadis itu sudah memutar bola mata malas dan hampir muntah karena muak mendengarnya. Ya Tuhanku... boleh nggak sih Zia lempar sisir yang ada di tangannya itu ke mulut lawan bicaranya? Kok ada sih spesies macam ini, jadi suami Zia pula. Entah harus punya kesabaran sampe mana untuk menghadapi mahluk macam dia. Cerita lengkap bisa dibaca di applikasi KUBACA, bisa cari akun sa_saki di sana. Thank you :D Published Januari 2014

More details
WpActionLinkContent Guidelines