One More Try

One More Try

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 12, 2023
Bagi Anjani, tidak pernah ada yang namanya kesempatan kedua. Karena baginya,tidak akan pernah ada jalan kembali untuk seseorang yang sudah memilih pergi meninggalkannya. Walaupun dia harus menangis darah karena memendan rasa pada Dewa, dia lebih memilih tidak terjatuh pada lubang yang sama untuk kedua kali. Namun, bagaimana kalau Dewa yang justru tidak ingin pergi. Satu kali lagi, Dewa ingin mencoba meraih gadis itu dalam hidupnya. Bagaimanapun caranya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • Andira [End]
  • Long Overdue [COMPLETED]
  • untuk dhea, dilembar terakhir
  • Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya)
  • #2 The Sunflower that Never Shines
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • ANJANA & SETA
  • REVULSION
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines